Brigita Puridawaty
Universitas Panca Sakti Bekasi, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Reaktualisasi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara dalam Pengembangan Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal Rinovian Rais; Brigita Puridawaty; Ahmad Rizky Firdaus; Jimmy Malintang; Alfadhli Alfadhli
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.17304

Abstract

Keberagaman budaya, agama, bahasa, dan identitas sosial merupakan realitas yang melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Kondisi tersebut menuntut pengembangan pendidikan multikultural yang tidak hanya mengenalkan keberagaman secara simbolik, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kritis, sikap toleran, dan penghargaan terhadap martabat manusia. Dalam konteks ini, pemikiran Ki Hadjar Dewantara memiliki relevansi yang kuat karena menempatkan pendidikan sebagai sarana pembentukan manusia yang merdeka, berbudaya, dan berkarakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaktualisasi pemikiran Ki Hadjar Dewantara dalam pengembangan pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui penelaahan buku, artikel jurnal, dokumen pendidikan, dan berbagai literatur ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan interpretasi konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kemerdekaan, kebudayaan, kemanusiaan, konsep Trikon, tri pusat pendidikan, serta prinsip ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani dapat menjadi landasan pengembangan pendidikan multikultural yang humanis, inklusif, kontekstual, dan transformatif. Temuan ini menawarkan kerangka konseptual pendidikan multikultural yang berakar pada kearifan lokal Indonesia sekaligus relevan dalam menjawab tantangan keberagaman dan dinamika sosial kontemporer.
Implementation of The Bakastif Game to Stimulate Concentration in Children With ADHD at Raudhatul Athfal South Bekasi Brigita Puridawaty; Fahmarisa Herbanin Radie; Ruyanah Ruyanah
Journal of Childhood Development Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Childhood Development
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Ma'arif (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jcd.v6i2.8130

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of the "Bakastif" educational game media development in stimulating the concentration of children with ADHD at Raudhatul Athfal, South Bekasi. This research employed the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) development model. The sample consisted of five children with ADHD selected from five Raudhatul Athfal institutions in South Bekasi. Data were collected through interviews, observations, expert validation, as well as field feasibility and effectiveness tests. The findings indicate that the implementation of the Bakastif game effectively supports teachers who lack the required knowledge, skills, and creativity to stimulate concentration in children with ADHD. Validation of the Bakastif game was obtained from Special Needs Education (ADHD) specialists and Early Childhood Education (Curriculum and Learning Media) experts, alongside empirical testing on children with ADHD at Raudhatul Athfal, South Bekasi, yielding an average score of 80.7% (highly feasible category). The Bakastif game are feasible to be developed to provide benefits in stimulating the concentration of children with ADHD through a game that builds habits and consistency in the child's new behavior via simple instructions that align with the cognitive development stages of children within the 2–7 age range, where game evaluations can be derived based on the child's conditions and needs. Teachers can effectively utilize recycled and reusable materials to develop affordable educational play media that support the enhancement of concentration skills particularly those with ADHD.