Sanitasi lingkungan merupakan faktor penting dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan menjadi bagian prioritas pembangunan nasional sesuai target RPJMN 2020–2024 terkait akses sanitasi layak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi Pemerintah Kabupaten Mimika dalam penyusunan Kajian Akademis dan Ranperkada pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Air Limbah Domestik sebagai upaya penguatan kapasitas kelembagaan sanitasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui koordinasi awal, penyusunan draft kajian akademis, Focus Group Discussion (FGD), serta audiensi dan konsultasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembentukan UPTD sangat diperlukan untuk memisahkan fungsi regulator dan operator pengelolaan sanitasi sehingga operasional IPLT Iwaka dapat berjalan secara berkelanjutan. Pendampingan berhasil menghasilkan dokumen Kajian Akademis yang memuat struktur organisasi, analisis kebutuhan pegawai, analisis beban kerja, tugas dan fungsi kelembagaan, serta dukungan sarana prasarana operasional. Hasil analisis menunjukkan kebutuhan pegawai UPTD sebanyak 12 orang dapat dipenuhi dari pegawai existing Dinas PUPR tanpa penambahan pegawai baru sehingga tidak menambah beban belanja pegawai daerah. Selain itu, pemerintah daerah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung operasional UPTD melalui penyediaan sarana, prasarana, dan dukungan regulasi. Kegiatan ini memberikan kontribusi strategis terhadap percepatan pengelolaan sanitasi berkelanjutan di Kabupaten Mimika serta mendukung peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.