Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Kepada Masyarakat Tentang Pengendalian Tuberkulosis di Puskesmas Desa Lalang Tri Budiarti; Mona Hastuti; Anggi Maulida Sari; Rafika Nur Siregar; Rinawati Br Tarigan; Lily Lily; Agung Nugroho; Aninda Astari
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/j5y0ta83

Abstract

Tuberkulosis atau TB Paru salah satu penyakit yang menular yang diakibatkan dari bakteri yang Bernama Mycobacterium Tuberculosis yang bisa menyerang berbagai organ tubuh manusia akan tetapi umumnya menyerang pada organ paru-paru yang terus menjadi masalah kesehatan yang sangat perlu ditangani secepatnya di Indonesia terutama dimasyarakat yang minim akan informasi mengenai penyakit tuberculosis ini. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan di Puskesmas Desa Lalang ini memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman mengenai penyakit tuberkulosis terhadap seluruh pasien tuberkulosis di Puskesmas Desa Lalang. Kegiatan ini bermulai dari Langkah pertama sebagai pemikiran terhadap dampak yang di derita oleh pasien dan melakukan penimbangan terhadap berat badan sebagai salah satu faktor dari keadaan Gambaran pada kesehatan.Kemudian selanjut nya pada tahap percobaan dengan melakukan pemberian penjelasan dan pemahaman tentang penyakit tuberkulosis yang di sampaikan salah satunya mengenai tata cara penanganan Ketika mengalami  batuk serta bersin yang baik dan tata cara  batuk yang baik dan benar.kesimpulan  dari penyelenggaraan ini dapat menunjukkan terhadap adanya penambahan wawasan pasien tentang penyakit tuberculosis dan juga pasien bisa mempraktikkan kembali bagimana etika bersin, batuk dan cara batuk yang baik. Dalam pemahaman ini agar dapat diharapkan bisa menunjang peningkatkan terhadap kesadaran seta kemampuan terhadap pasien pada saat menangani penyakit yang mereka derita juga bisa menanggulangi terhadap penularan penyakit tuberkulosis terhadap orang yang ada disekitarnya.
Peran Tenaga Administrasi Kesehatan Sebagai Promotor Kesehatan Dalam Model Edukasi "Penggunaan Jkn Mobile" Di Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Cut Roza Asminanda; Lily Lily; Aninda Astari; Agung Nugroho
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital pelayanan kesehatan di Indonesia telah menempatkan aplikasi Mobile JKN sebagai instrumen penting dalam mempermudah akses peserta Jaminan Kesehatan Nasional. Meskipun demikian, pemanfaatan aplikasi tersebut di rumah sakit belum optimal akibat rendahnya literasi digital pasien dan minimnya edukasi yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran tenaga administrasi kesehatan sebagai promotor kesehatan dalam model edukasi penggunaan Mobile JKN di Rumah Sakit Islam Malahayati Medan. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah pasien rawat jalan pengguna JKN, dengan sampel 120 responden yang dipilih melalui accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data mencakup univariat, bivariat (chi-square), dan multivariat (regresi logistik) dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi penggunaan Mobile JKN (p=0,001; OR=4,85), kemampuan komunikasi tenaga administrasi (p=0,008; OR=3,62), intensitas promosi kesehatan (p=0,023; OR=2,87), dan literasi digital pasien (p<0,001; OR=6,24) berhubungan signifikan dengan pemanfaatan Mobile JKN. Analisis multivariat menetapkan literasi digital pasien sebagai variabel paling dominan (OR adjusted=5,89; 95% CI: 2,34–14,82). Disimpulkan bahwa tenaga administrasi kesehatan berperan strategis sebagai promotor kesehatan dalam meningkatkan pemanfaatan Mobile JKN. Model edukasi terintegrasi disarankan diterapkan sebagai standar layanan digital rumah sakit untuk memperkuat implementasi kebijakan transformasi digital kesehatan.