Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Efektivitas Pengendalian Internal Pada Siklus Penjualan dan Piutang: Studi Kasus Audit Manajemen Pada PT ABC Elvira Oktaviani; Intan Fauziah; Muhammad Rizky Ariyanto; Ratih Khoirotun Nisa; Rijal Junaedi; Tita Agustianingrum; Dirvi Surya Abbas
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era transformasi digital, perusahaan bill payment aggregator menghadapi tantangan besar dalam menyeimbangkan kecepatan transaksi dengan ketertiban administrasi. PT ABC sebagai penyedia layanan konektivitas bisnis memerlukan sistem pengendalian internal yang kuat untuk meminimalkan risiko pada siklus penjualan dan piutang.  Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem pengendalian internal pada fungsi penjualan dan piutang serta memberikan rekomendasi perbaikan atas kelemahan yang ditemukan guna meningkatkan kinerja operasional perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui audit manajemen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait prosedur operasional standar (SOP) perusahaan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun perusahaan telah memiliki dasar pengendalian yang baik (seperti sistem otorisasi harga dan penggunaan price list), masih terdapat kelemahan signifikan meliputi: praktik rangkap jabatan, ketiadaan dokumen pesanan dan pengiriman (DO) secara formal karena alasan kecepatan transaksi, serta keterlambatan penyusunan laporan umur piutang (aging schedule). Pengendalian internal pada siklus penjualan dan piutang belum sepenuhnya efektif karena adanya inkonsistensi antara praktik lapangan dengan SOP yang berlaku, yang berpotensi meningkatkan risiko sengketa data dan piutang tak tertagih. Perusahaan direkomendasikan untuk segera melakukan pemisahan fungsi melalui penambahan personel, mendigitalisasi dokumen pesanan/pengiriman sebagai arsip sah, meningkatkan kedisiplinan pelaporan piutang tepat waktu, serta memperkuat koordinasi antara bagian penjualan dan manajemen terkait otorisasi harga
PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM YANG EFEKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEUNTUNGAN DAN KEBERLANJUTAN USAHA M. Adrian Agus Pratama; Elvira Oktaviani; Ratih Khoirotun Nisa; Rijal Junaedi; Intan Fauzia; Tita Agustianingrum
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.4094

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Meskipun demikian, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan, seperti pencatatan transaksi yang belum dilakukan secara tertib, penggunaan dana pribadi dan dana usaha yang masih bercampur, serta keterbatasan pemahaman mengenai penyusunan laporan keuangan sederhana. Untuk menjawab persoalan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha melalui seminar, pelatihan, diskusi interaktif, serta pendampingan praktik. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Mei 2026 di Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang dengan melibatkan 20 pelaku UMKM sebagai peserta. Efektivitas program dievaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 31,1 pada pre-test menjadi 84,3 pada post-test, atau mengalami kenaikan sebesar 170,7%. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test menghasilkan nilai p = 0,000088 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah pelatihan. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa program PKM ini berhasil meningkatkan literasi dan kemampuan pengelolaan keuangan jangka pendek pelaku UMKM. Secara praktis, luaran kegiatan berupa 20 rencana usaha sederhana dan modul pelatihan pengelolaan keuangan dapat langsung diterapkan peserta dalam pencatatan transaksi harian dan pengendalian biaya operasional; dampaknya terhadap profitabilitas dan keberlanjutan usaha belum diukur dalam kegiatan ini dan memerlukan evaluasi lanjutan pada periode berikutnya.