Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Meskipun demikian, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan, seperti pencatatan transaksi yang belum dilakukan secara tertib, penggunaan dana pribadi dan dana usaha yang masih bercampur, serta keterbatasan pemahaman mengenai penyusunan laporan keuangan sederhana. Untuk menjawab persoalan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha melalui seminar, pelatihan, diskusi interaktif, serta pendampingan praktik. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Mei 2026 di Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang dengan melibatkan 20 pelaku UMKM sebagai peserta. Efektivitas program dievaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 31,1 pada pre-test menjadi 84,3 pada post-test, atau mengalami kenaikan sebesar 170,7%. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test menghasilkan nilai p = 0,000088 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah pelatihan. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa program PKM ini berhasil meningkatkan literasi dan kemampuan pengelolaan keuangan jangka pendek pelaku UMKM. Secara praktis, luaran kegiatan berupa 20 rencana usaha sederhana dan modul pelatihan pengelolaan keuangan dapat langsung diterapkan peserta dalam pencatatan transaksi harian dan pengendalian biaya operasional; dampaknya terhadap profitabilitas dan keberlanjutan usaha belum diukur dalam kegiatan ini dan memerlukan evaluasi lanjutan pada periode berikutnya.