Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengantar Karya Tulis Ilmiah Muhammad Rizal; Ika Setia Wati; Aisah Aisah; Fika Safitri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan karya ilmiah merupakan pilarkemajuan peradaban di eradigital, namun fenomena menunjukkan banyaknya hambatan yang dihadapi penulis pemula, khususnya dalam menyusun bagian pendahuluan yang menjadi strategi retoris utama sebuah karya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan panduan komprehensif mengenai kaidah penulisan karya ilmiah, etika akademik, serta penanggulangan plagiarisme melalui teknologi deteksi dini. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dari berbagai literatur kredibel, termasuk jurnal ilmiah dan buku metodologi penelitian, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis).  Hasil pembahasan menunjukkan bahwa karya tulis ilmiah yang efektif harus memenuhi ciriobjektivitas,sistematisitas,dan kepatuhan terhadap etika akademik yang ketat, termasuk menghindari praktik DF2P (Duplikasi, Fabrikasi, Falsifikasi, Plagiarisme)
Metode Penyadaran Nurani dalam Pendidikan Islam Persepektif Buya Hamka Muhajir Darwis; Nur Afifah Thohiroh; Nabila Martha Riska; Aisah; Fika Safitri; Novia Salwita; Muhammad Rafizal
TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 9 No. 2 (2026): Tarlim : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tarlim.v9i2.5718

Abstract

Penelitian ini berangkat dari keprihatinan terhadap fenomena krisis moral yang terus melanda dunia pendidikan Islam, di mana terjadi jurang yang semakin lebar antara pengetahuan keagamaan yang dikuasai peserta didik dengan perilaku nyata mereka dalam kehidupan sehari-hari. Kajian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis metode penyadaran nurani (tarbiyah al-wijdan) dalam pendidikan Islam sebagaimana dirumuskan oleh Buya Hamka, ulama dan cendekiawan besar Indonesia abad ke-20. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), bersumber dari karya-karya pokok Hamka seperti Tasawuf Modern, Falsafah Hidup, Lembaga Hidup, Lembaga Budi, dan Tafsir Al-Azhar, yang diperkaya oleh referensi sekunder berupa jurnal dan buku terbitan sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga metode utama: pertama, tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) sebagai pondasi moral pendidikan; kedua, penyelarasan akal di bawah tuntunan wahyu sebagai jembatan antara rasionalitas dan spiritualitas; ketiga, pembiasaan ibadah yang berlandaskan keikhlasan sebagai sarana transformasi batin yang berkelanjutan. Hamka meyakini bahwa pendidikan yang sesungguhnya mesti mampu menembus lapisan terdalam kesadaran manusia agar kebaikan moral tumbuh organik dari dalam, bukan sekadar dibebankan dari luar. Temuan ini mempertegas bahwa pemikiran pendidikan Hamka menawarkan kerangka yang berpijak pada spiritualitas dan amat relevan untuk merespons krisis karakter dalam pendidikan Islam kontemporer.