Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Dukungan Emosional Keluarga dengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Cipondoh Nuraini Nuraini; Kartini Kartini; Ahmad Fachri Huzaifah
Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia [JIKI] Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia [JIKI]
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jiki.v2i2.5717

Abstract

Hipertensi merupakan masalah terbesar dan serius diseluruh dunia karena prevalensinya tinggi dan cendrung meningkat dimasa yang akan datang. Hipertensi dapat menyerang hampir semua golongan masyarakat didunia. Kota Tangerang merupakan salah satu kota dari delapan Kabupaten/ kota yang ada di Provinsi Banten dengan hipertensi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik menggunakan desain cross sectional. Tempat penelitian dilakukan di Puskemas Cipondoh Kota Tangerang, sampel 90 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Purposive Sampling dengan teknik Non Probability Sampling. Hasil penelitian terdapat tekanan darah normal 38 responden (42.2%) dan teknan darah tidak normal sebanyak 52 responden (57.8%) dan hasil dukungan emosional kelurga yang baik sebanyak 39 responden (43.3%) dan dukungan emosional keluarga yang kurang baik sebanyak 51 responden (56.7%) hasil uji statistic chi square nilai P value 0,00 <α=0,05 maka Ha diterima dan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara hubungan dukungan emosional keluarga dengan kejadian hipetensi pada lansia di Puskesmas Cipondoh Kota Tangerang tahun 2019. Diharapkan puskesmas pada saat melaksanakan program kunjungan rumah, diharapkan memotivasi kepada keluarga yang memiliki lansia hipertensi untuk dapat memberikan perhatian, kasih sayang mendengarkan keluhan lansia. Kata Kunci: Dukungan emosional, hipertensi,lansia
Effects of Passive Range Of Motion (ROM) Exercise On Increases Muscle Strength in Non-Hemorrhagic Stroke Patients in the Inpatient Room at RSUD Kota Tangerang Endah Sri Rahayu; Nuraini Nuraini
Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia [JIKI] Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia [JIKI]
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jiki.v3i1.2073

Abstract

Stroke is one of the serious health problems in modern life today. According to the World Health Organization (WHO) explained that stroke is the leading cause of death globally. An estimated 17.7 million people die of strokes in 2015 representing 31% of all global deaths. This study aims to determine the effect of Passive Range of Motion (ROM) Exercise on Increasing Muscle Strength in Non-Hemorrhagic Stroke Patients in the Inpatient Room at Rsud Kota Tangerang. Quasi-experimental research design with a sample of 14 people. Univariate and bivariate data analysis using the Wilcoxon test. Samples are measured using Observation Sheets before and after Range Of Motion (ROM) Exercises. This Range Of Motion exercise is carried out for 1 week in 7 days, done 2 times in the morning and afternoon for 15 minutes. Based on the Paired Test, it was found that there was an effect of Passive Range Of Motion (ROM) Exercise on increasing muscle strength in non-hemorrhagic stroke patients with p-value = 0,01 <α 0,05. This proves that passive ROM has an effect on increasing the muscle strength of the respondent. Hospitals should set standard operating procedures for special handling using Passive ROM so that the results obtained can be maximal and uniform for all the problems of the word muscle strength.Keywords: Non-hemorrhagic; stroke; Passive ROM; Muscle Strength
Peningkatan pengetahuan dan pengurangan stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS melalui edukasi kesehatan dalam peringatan hari AIDS sedunia Siti Latipah; Indah Wulandari; Imas Yoyoh; Annisaa F. Umara; Nuraini Nuraini; Naryati Naryati; Aisyah Aisyah; Giri Widakdo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39129

Abstract

Abstrak Stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA) masih menjadi salah satu hambatan utama dalam upaya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS di masyarakat. Stigma seringkali muncul akibat kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penularan, pencegahan, serta kehidupan orang yang hidup dengan HIV. Kondisi ini dapat menyebabkan diskriminasi sosial yang berdampak pada kualitas hidup ODHA serta menurunkan akses terhadap layanan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam mengurangi stigma terhadap ODHA melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka peringatan World AIDS Day dengan sasaran masyarakat umum yang berjumlah 38 peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, serta pembagian media edukasi berupa leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai HIV/AIDS, cara penularan, serta pentingnya memberikan dukungan sosial kepada ODHA. Peserta juga menunjukkan perubahan sikap yang lebih positif dan empati terhadap ODHA setelah mengikuti kegiatan edukasi. Dengan demikian, edukasi kesehatan terbukti menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat sekaligus mengurangi stigma sosial terhadap ODHA. Kata kunci: edukasi kesehatan; HIV/AIDS; stigma masyarakat; ODHA; pengabdian masyarakat. Abstract Stigma toward people living with HIV/AIDS (PLWHA) remains a major barrier in HIV/AIDS prevention and control efforts within communities. Stigma often arises due to limited public knowledge regarding HIV transmission, prevention, and the lives of individuals living with HIV. This condition may lead to social discrimination that negatively affects the quality of life of PLWHA and reduces their access to health services. This community service activity aimed to improve community knowledge and awareness in reducing stigma toward PLWHA through health education. The activity was conducted in commemoration of World AIDS Day and involved 38 community participants. The methods included health education sessions, interactive discussions, and distribution of educational leaflets. The results showed an increase in participants’ understanding regarding HIV/AIDS, modes of transmission, and the importance of providing social support to PLWHA. Participants also demonstrated more positive attitudes and empathy toward PLWHA after attending the education session. Therefore, health education is considered an effective strategy to enhance community health literacy while reducing social stigma toward PLWHA. Keywords: health education; HIV/AIDS; stigma; community service; PLWHA.
Analisis Audit Operasional Terhadap Efektifitas Fungsi Akuntansi dan Pengendalian Internal Pada PT XX Zulfa Aryani Karimah; Dewi Novita Sari; Nuraini Nuraini; Aisya Mauliadiana; Nurmala Dewi; Mohamad Adrian Agus Pratama; Dirvi Surya Abbas
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digitalisasi saat ini, fungsi akuntansi dituntut untuk menyediakan informasi keuangan yang akurat dan tepat waktu guna mendukung pengambilan keputusan strategis. PT XX menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan fungsi akuntansinya yang masih memiliki ketergantungan pada proses semi-manual dan struktur organisasi yang belum sepenuhnya ideal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas, efisiensi, dan ekonomisasi fungsi akuntansi serta sistem pengendalian internal pada PT XX, serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kinerja operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui audit manajemen. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan analisis dokumen pembukuan serta laporan keuangan perusahaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa meskipun fungsi akuntansi secara umum telah berjalan dengan baik, terdapat kelemahan signifikan berupa praktik rangkap jabatan, ketiadaan Manual Akuntansi tertulis, belum tersedianya Buku Serba-serbi untuk transaksi non-rutin, dan sistem pencatatan yang belum terintegrasi (semi-manual). Hal ini berisiko menyebabkan inkonsistensi pelaporan dan keterlambatan penyajian informasi keuangan. Sistem akuntansi PT XX sudah cukup andal namun memerlukan penguatan pada aspek administrasi formal dan digitalisasi sistem untuk mencapai efisiensi maksimal. Perusahaan direkomendasikan untuk segera menyusun Manual Akuntansi resmi, mengimplementasikan software akuntansi terintegrasi (ERP sederhana), melakukan rekonsiliasi bank secara periodik, serta memberikan pelatihan berkelanjutan bagi staf akuntansi untuk menghadapi transisi sistem digital
Efektivitas Pelatihan Manajemen Keuangan terhadap Peningkatan Literasi Finansial Pelaku UMKM di Neroktog, Kota Tangerang Zulfa Aryani Karimah; Carissa Azka Pramatya; Dewi Novita Sari; Nuraini Nuraini; Tiara Devianti; Saskia Imelda; Fitria Madaniah Prasetyo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Neroktog, Kota Tangerang, masih mengelola keuangan secara konvensional tanpa sistem pembukuan harian yang terpisah antara modal usaha dan kebutuhan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas intervensi pelatihan manajemen keuangan dalam meningkatkan literasi finansial pelaku UMKM di wilayah tersebut. Melalui pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (one-group pretest-posttest design), penelitian ini melibatkan 14 pelaku UMKM lintas sektor yang terpilih melalui teknik total sampling dengan kriteria data berpasangan yang lengkap. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen pre-test berbentuk pilihan ganda dan post-test berbentuk esai pendek yang dikonversi ke skala 0–100. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji nonparametrik Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan literasi finansial yang signifikan secara statistik dan substansial secara praktis, di mana skor rata-rata peserta meningkat sebesar 30,71 poin, dari 49,29 pada pre-test menjadi 80,00 pada post-test (Z = -2,67; p = 0,01 < 0,05). Analisis menunjukkan ukuran efek yang besar (large effect size) dengan nilai r = 0,71. Meskipun terdapat anomali penurunan skor pada dua peserta akibat bias perbedaan bentuk instrumen (measurement artifact), pelatihan ini terbukti efektif dalam membangun kompetensi kognitif dasar peserta. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kapasitas literasi keuangan dapat diakselerasi melalui pelatihan terstruktur, namun memerlukan program pendampingan (mentoring) pascapelatihan secara berkelanjutan untuk memastikan perubahan perilaku keuangan yang permanen