Pemerintah menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja dengan mewajibkan dunia usaha untuk mengembangkan sistem manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kecelakaan kerja sangat erat kaitannya dengan keselamatan dan kesehatan kerja. Tingginya angka kejadian kecelakaan kerja memerlukan perhatian khusus karena dapat menimbulkan kerugian baik bagi personel maupun organisasi tempat mereka bekerja. PT. Mitra Mekongga Sejahtera, juga disebut sebagai PT. MMS, merupakan perusahaan jasa penunjang pertambangan dan penggalian (konstruksi). Jumlah kecelakaan kerja yang terjadi di PT.MMS sejak Januari 2023 hingga Juli 2023 mencapai 15 kasus. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada driver unit dump truck (DT) di PT. Mitra Mekongga Sejahtera Pomalaa tahun 2023. Desain penelitian ini yaitu cross-sectional menggunakan metodologi penelitian kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 50 orang. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu kuesioner. Teknik telaah data menggunakan uji chi-square & fisher’s exact test, dengan memanfaatkan SPSS versi 16.0. Temuan penelitian menunjukkan nilai P pada masing-masing variabel sebagai hasil uji hubungan dengan variabel kecelakaan kerja pada driver unit dump truck yaitu pengetahuan (0,000), perilaku (0,002), pengawasan (0,044) dan pelatihan (0,611). Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan hasil penelitian adalah terdapat hubungan antara pengetahuan K3, perilaku, dan pengawasan dengan kecelakaan kerja pada driver dump truck PT. Mitra Mekongga Sejahtera pada tahun 2023 dan tidak terdapat hubungan antara pelatihan dengan kecelakaan kerja pada driver dump truck PT. Mitra Mekongga Sejahtera pada tahun 2023.