This Author published in this journals
All Journal JK3UHO
Finarti Finarti
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROSES PEMBUATAN TAHU MENGGUNAKAN METODE STRUCTURED WHAT IF TECHNIQUE (SWIFT) DI PABRIK SUMBER SARI Finarti Finarti; Herlina Jusuf; Putri Ayuningtias Mahdang
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i4.169

Abstract

Kecelakaan kerja dapat terjadi karena adanya unsafe action, unsafe condition, serta pengelolaan manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja yang tidak dilaksanakan dengan baik. Pabrik Sumber Sari pada proses produksinya terdapat potensi bahaya, unsafe action, dan unsafe condition yang dapat menyebabkan insiden kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko keselamatan dan kesehatan kerja dalam proses pembuatan tahu dan tempe dengan menggunakan metode SWIFT. Jenis penelitian kualitatif. Informan penelitian ini berjumlah 6 orang, terdiri dari 1 informan utama, 2 informan kunci, dan 3 informan pendukung. Pemilihan informan dalam penelitian ini dilakukan secara purposive, dengan pertimbangan pengalaman kerja dan peran dalam proses produksi di pabrik. Data penelitian diperoleh melalui survei dan wawancara dengan seluruh pekerja di area pembuatan tahu serta observasi langsung terhadap aktivitas kerja. Analisis data dilakukan secara kualitatif deskriptif dengan bantuan analisis semi-kuantitatif menggunakan metode SWIFT. Hasil penelitian berupa penilaian risiko prioritas masalah, yang pada proses pembuatan tahu didapatkan 3 prioritas utama, 6 prioritas menengah, 2 prioritas rendah, dan 5 prioritas paling rendah. Simpulan penelitian ini yaitu proses pembuatan tahu memiliki potensi dan tingkat risiko bahaya yang tinggi. Saran untuk pemilik pabrik dan pekerja agar lebih mengenal ruang lingkup K3, meningkatkan kesadaran terhadap potensi bahaya di setiap tahapan kerja dan memperhatikan prosedur keselamatan kerja, terutama dalam penggunaan alat pelindung diri (APD).