Kecelakaan kerja dapat terjadi karena adanya unsafe action, unsafe condition, serta pengelolaan manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja yang tidak dilaksanakan dengan baik. Pabrik Sumber Sari pada proses produksinya terdapat potensi bahaya, unsafe action, dan unsafe condition yang dapat menyebabkan insiden kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko keselamatan dan kesehatan kerja dalam proses pembuatan tahu dan tempe dengan menggunakan metode SWIFT. Jenis penelitian kualitatif. Informan penelitian ini berjumlah 6 orang, terdiri dari 1 informan utama, 2 informan kunci, dan 3 informan pendukung. Pemilihan informan dalam penelitian ini dilakukan secara purposive, dengan pertimbangan pengalaman kerja dan peran dalam proses produksi di pabrik. Data penelitian diperoleh melalui survei dan wawancara dengan seluruh pekerja di area pembuatan tahu serta observasi langsung terhadap aktivitas kerja. Analisis data dilakukan secara kualitatif deskriptif dengan bantuan analisis semi-kuantitatif menggunakan metode SWIFT. Hasil penelitian berupa penilaian risiko prioritas masalah, yang pada proses pembuatan tahu didapatkan 3 prioritas utama, 6 prioritas menengah, 2 prioritas rendah, dan 5 prioritas paling rendah. Simpulan penelitian ini yaitu proses pembuatan tahu memiliki potensi dan tingkat risiko bahaya yang tinggi. Saran untuk pemilik pabrik dan pekerja agar lebih mengenal ruang lingkup K3, meningkatkan kesadaran terhadap potensi bahaya di setiap tahapan kerja dan memperhatikan prosedur keselamatan kerja, terutama dalam penggunaan alat pelindung diri (APD).
Copyrights © 2026