Salsabila Rosya
Universitas Halu Oleo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS DISORDER (MSDs) PADA PEKERJA TENUN KELURAHAN SULAA KOTA BAUBAU TAHUN 2023 Salsabila Rosya; Harleli Harleli; Indah Ade Prianti
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i4.190

Abstract

MSDs adalah gangguan yang memengaruhi sistem musculoskeletal manusia, berpotensi menyebabkan cedera atau ketidaknyamanan. Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kota Baubau tahun 2019, tercatat 959 kasus MSDs (8,48%). Pada tahun 2013, jumlah orang yang menderita MSDs di Indonesia mencapai 11,9% berdasarkan diagnosis dari tenaga kesehatan dan 24,7% berdasarkan diagnosis atau gejala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya faktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal disorders Disorder (MSDs) pada pekerja Tenun Kelurahan Sulaa di Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuatitatif analitik dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 70 sampel yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data pada penelitian ini adalah kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara usia (p-value 0,018) dan masa kerja (p-value 0,045) dengan keluhan MSDs pada pekerja tenun di Kelurahan Sulaa. Selain itu, terdapat korelasi antara postur kerja (p-value 0,000) dan keluhan tersebut. Namun, tidak ditemukan korelasi yang signifikan antara beban kerja (p-value 0,064) dengan keluhan MSDs. Kesimpulannya, ada keterkaitan antara usia, masa kerja, dan postur kerja dengan keluhan MSDs pada pekerja tenun di Kelurahan Sulaa, Kota Baubau pada tahun 2023, sementara beban kerja tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan keluhan MSDs pada pekerja tenun di Kelurahan Sulaa.
Edukasi Kesehatan Tentang Pencegahan Diabetes Melitus Bagi Masyarakat Di Kelurahan Bungkutoko, Kota Kendari, Indonesia Nurmiaty Hamzah; Sartiah Yusran; Hasmawati; Jamal Saripa; Syamsiah T; Salsabila Rosya; Chintya Mulia F Laode Hibali
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i1.657

Abstract

Diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah, yang dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada sistem kardiovaskular, vaskular, okular, renal, dan neural dalam jangka panjang. Menurut data Riskesdas 2018, prevalensi diabetes mellitus di Provinsi Sulawesi Tenggara mencapai 1,30% pada penduduk berusia 15 tahun ke atas. Aktivitas ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan diabetes mellitus di Kelurahan Bungkutoko. Metode kegiatan ini berupa penyuluhan melalui tekhnik ceramah dengan sasaran kegiatan ibu-ibu usia pra lansia dan lansia. Peserta dilakukan pengukuran tekanan darah dan test gula darah. Sebelum intervensi, peserta diberikan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal mereka dan setelah penyuluhan, dilakukan post-test untuk menilai perubahan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan perbedaan signifikan dalam tingkat pengetahuan responden yang diukur melalui pre-test dan post-test. Uji T Statistic menghasilkan p-value 0,000, yang menunjukkan signifikansi statistik (p < 0,05), dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 47,33 dan post-test sebesar 62,00. Temuan ini menegaskan efektivitas penyuluhan mengenai pencegahan diabetes mellitus dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat di Kelurahan Bungkutoko.