Smartphone telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan gadget (smartphone) sebelum tidur meningkatkan risiko gangguan tidur akibat paparan cahaya biru, keterlibatan emosional, dan aktivitas mental yang intens. Selain itu, waktu yang dihabiskan untuk menggunakan gadget (smartphone) seringkali menggantikan waktu tidur yang seharusnya, sehingga tidur menjadi tidak berkualitas dan mengganggu fungsi kognitif, emosional, dan kesehatan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara durasi, jarak, dan intensitas cahaya smartphone terhadap kualitas tidur remaja. Dengan meningkatnya penggunaan smartphone di kalangan remaja, faktor-faktor tersebut berperan penting dalam mempengaruhi pola tidur. Metode yang digunakan adalah Literature Review yang merangkum berbagai penelitian dari 2021 hingga 2025. Pencarian literature menggunakan data base google scholar dan PubMed. Pencarian data jurnal dilakukan dengan menggunakan kata kunci Penggunaan Smartphone, Intensitas Cahaya Smartphone, Kualitas Tidur. Seluruh literatur yang didapat kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan smartphone sebelum tidur memiliki dampak negatif terhadap kualitas tidur, di mana remaja yang menggunakan smartphone dalam durasi lama berisiko mengalami gangguan tidur. Korelasi signifikan ditemukan antara intensitas penggunaan smartphone dan kualitas tidur, menunjukkan bahwa penggunaan berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kecanduan dan kualitas tidur yang buruk. Kesimpulan ini menggarisbawahi perlunya edukasi tentang penggunaan smartphone yang bijak untuk meningkDUSHatkan kualitas tidur remaja.