This Author published in this journals
All Journal JK3UHO
Jayanti Rida Lestari
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS POSTUR KERJA TERHADAP MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PEKERJA BENGKEL DI KOTA MEDAN Rahmi Wardani; Jayanti Rida Lestari; Sufia Idya
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v7i1.209

Abstract

Gangguan muskuloskeletal (musculoskeletal disorders/MSDs) masih menjadi permasalahan utama kesehatan kerja pada pekerja bengkel akibat paparan postur kerja yang tidak ergonomis dalam jangka waktu lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh postur kerja terhadap gangguan muskuloskeletal pada pekerja bengkel di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Penilaian postur kerja dilakukan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menilai tingkat risiko ergonomi, sedangkan keluhan gangguan muskuloskeletal diukur menggunakan kuesioner gangguan muskuloskeletal yang terstandar. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi untuk mengetahui hubungan antara postur kerja dan gangguan muskuloskeletal. Hasil analisis menunjukkan bahwa postur kerja berpengaruh signifikan terhadap gangguan muskuloskeletal. Uji regresi menghasilkan nilai koefisien sebesar 0,366 dengan nilai p-value sebesar 0,010 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara postur kerja dan gangguan muskuloskeletal. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat risiko ergonomi akibat postur kerja yang tidak sesuai, maka semakin besar kemungkinan terjadinya gangguan muskuloskeletal pada pekerja bengkel. Kesimpulan penelitian ini adalah postur kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap terjadinya gangguan muskuloskeletal pada pekerja bengkel di Kota Medan. Oleh karena itu, diperlukan upaya intervensi ergonomi melalui perbaikan postur kerja, modifikasi stasiun kerja, serta edukasi pekerja mengenai postur kerja yang benar guna menurunkan risiko gangguan muskuloskeletal dan meningkatkan kesehatan serta produktivitas kerja.