Desa Sidan, Kabupaten Gianyar, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai desa wisata berkelanjutan melalui pemanfaatan wisata alam, budaya, religi, dan pertanian berbasis masyarakat. Namun, pengembangan potensi tersebut masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan destinasi wisata, pemahaman mengenai ekowisata berkelanjutan, serta pemanfaatan media digital untuk promosi wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan desa wisata berkelanjutan melalui penguatan pengetahuan, keterampilan, dan pemanfaatan teknologi digital. Mitra kegiatan meliputi perangkat desa, pengelola Badan Usaha Milik Desa Utama Karya, dan Kelompok Sadar Wisata Desa Sidan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri atas tiga kegiatan utama, yaitu sosialisasi pengelolaan destinasi wisata berbasis masyarakat, pelatihan dan diskusi pengembangan ekowisata berkelanjutan, serta pendampingan promosi digital desa wisata. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik langsung, dan pendampingan kepada mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan destinasi wisata berbasis masyarakat, meningkatnya pengetahuan tentang prinsip-prinsip ekowisata berkelanjutan, serta meningkatnya kemampuan peserta dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi wisata. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah desa, Badan Usaha Milik Desa, dan Kelompok Sadar Wisata dalam mendukung pengembangan Desa Wisata Sidan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dalam satu program berkelanjutan efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dan memperkuat kelembagaan lokal. Keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan desa wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.