Waqiatul Hasanah
Universitas Bakti Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Berdifrensiasi Guru Dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa Kelas 1 Di SDI Nurul Hasan Sempolan Plalangan Silo Jember Tahun Ajaran 2025/2026 Waqiatul Hasanah; Andi Wapa; Wahyu Setyo Nugroho
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 17 No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v17i1.8887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran berdiferensiasi yang diterapkan guru dalam meningkatkan literasi membaca siswa kelas I di SDI Nurul Hasan Sempolan Plalangan Silo Jember Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembelajaran berdiferensiasi dengan menyesuaikan metode, media, dan pendampingan berdasarkan kemampuan membaca siswa. Implementasi strategi dilakukan melalui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta tindak lanjut berupa pendampingan individual bagi siswa yang mengalami kesulitan membaca. Faktor pendukung pelaksanaan strategi meliputi komitmen guru yang tinggi, budaya gotong royong masyarakat, serta dukungan lingkungan sekolah. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan media pembelajaran, variasi kemampuan membaca siswa, keterbatasan bahan bacaan, serta belum optimalnya perencanaan pembelajaran yang terdokumentasi secara sistematis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi yang diterapkan secara adaptif dan kontekstual mampu meningkatkan literasi membaca siswa kelas awal meskipun berada dalam kondisi sarana yang terbatas. Keberhasilan peningkatan literasi membaca tidak hanya dipengaruhi oleh ketersediaan fasilitas, tetapi juga oleh kompetensi pedagogik guru, dukungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.