Nifa Mahfudotun Solehah
Universitas Muhammadiyah Tangerang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam Mengatasi Penggunaan Gadget Berlebihan pada Anak Muhammad Miqdad Al Faruqi; Nifa Mahfudotun Solehah; Nisrina Citra Da'iya; Sopia Yanasari Rizli; Lukmanul Hakim
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.3114

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat menyebabkan penggunaan gadget pada anak meningkat pesat, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap dampak negatif bagi perkembangan sosial, emosional, dan akademik anak. Pemerintah kemudian meluncurkan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai upaya membentuk karakter dan pola hidup sehat anak sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab penggunaan gadget berlebihan pada anak, menganalisis strategi orang tua dalam menyeimbangkan penggunaan gadget dengan aktivitas positif anak, mendeskripsikan peran orang tua dalam mendukung penerapan tujuh kebiasaan tersebut, serta mengungkap kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian orang tua dari anak sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget berlebihan disebabkan oleh kurangnya pengawasan, minimnya aktivitas alternatif, dan pengaruh lingkungan sosial. Orang tua menerapkan strategi seperti pembatasan waktu penggunaan gadget dan penjadwalan kegiatan positif, serta berperan aktif dalam mendampingi penerapan tujuh kebiasaan tersebut. Meskipun demikian, penerapannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu orang tua dan kurangnya konsistensi dalam pendampingan anak sehari-hari.
Analysis of the Appropriateness of Grammatical Rules in the Seventh-Grade Arabic Language Textbook of Junior High School Based on the Independent Curriculum Nifa Mahfudotun Solehah; Moh Aman; Lukmanul Hakim
Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam Vol 15 No 1 (2024): March
Publisher : STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62730/syaikhuna.v15i1.7810

Abstract

Teachers, as classroom role models, are required to demonstrate competence and creativity to foster effective interaction and support students' understanding during the learning process. In the Merdeka Belajar curriculum, textbooks serve as key learning media, including Arabic-language textbooks that cover linguistic rules. However, the unsystematic arrangement of these rules often limits students' ability to comprehend the intended grammatical concepts. This study aims to analyze the presentation of linguistic rules in a seventh-grade Arabic textbook and to evaluate their conformity to nahwu and sharf. Using a descriptive qualitative method supported by observation, analysis, and documentation, the study finds that the textbook's linguistic components are generally appropriate with respect to learning outcomes and content scope. Nevertheless, their alignment with classical Arabic grammatical principles is considered inadequate due to the absence of a systematic sequence in the presentation of the rules.