Perkembangan teknologi digital yang pesat menyebabkan penggunaan gadget pada anak meningkat pesat, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap dampak negatif bagi perkembangan sosial, emosional, dan akademik anak. Pemerintah kemudian meluncurkan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai upaya membentuk karakter dan pola hidup sehat anak sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab penggunaan gadget berlebihan pada anak, menganalisis strategi orang tua dalam menyeimbangkan penggunaan gadget dengan aktivitas positif anak, mendeskripsikan peran orang tua dalam mendukung penerapan tujuh kebiasaan tersebut, serta mengungkap kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian orang tua dari anak sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget berlebihan disebabkan oleh kurangnya pengawasan, minimnya aktivitas alternatif, dan pengaruh lingkungan sosial. Orang tua menerapkan strategi seperti pembatasan waktu penggunaan gadget dan penjadwalan kegiatan positif, serta berperan aktif dalam mendampingi penerapan tujuh kebiasaan tersebut. Meskipun demikian, penerapannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu orang tua dan kurangnya konsistensi dalam pendampingan anak sehari-hari.