Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

EVALUASI PEMAHAMAN SISWA MAN 1 BANYUMAS TERHADAP ANCAMAN PHISHING, MALWARE, DAN EVIL TWIN PASCA SOSIALISASI Alviendra Putra Setiawan; Aziz Saputra Ramadon; Isma Bela; Rizqi Gilang Saputra; Nihlatul Jannah; Darso
Abdi Jurnal Publikasi Vol. 4 No. 6 (2026): Juni
Publisher : Abdi Jurnal Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The growth of internet technology in Indonesia has been accompanied by a significant rise in cybercrimes, such as online fraud, phishing, and data breaches. High school students are a particularly vulnerable group due to their limited understanding of digital security. To mitigate these risks, a community service program featuring interactive digital security education was conducted for 10th-grade students at MAN 1 Banyumas on April 29, 2026, comprising three main stages: preparation, implementation, and evaluation. The material was presented through a combination of theory and illustrative practical demonstrations covering threats—such as phishing, "evil twin" Wi-Fi networks, and malware—as well as preventive measures. A mixed-methods approach was used for evaluation, incorporating post-test questionnaires and field observations. The event proceeded smoothly and was met with great enthusiasm by the 30 participating students. Overall evaluation results indicated that student understanding and performance fell into the following categories: "Very Good" (65%), "Good" (34%), and "Adequate" (1%). These findings demonstrate an improvement in digital literacy and a shift in student attitudes toward greater vigilance regarding fake networks and manipulative links, alongside an increased ability to implement preventive measures to protect devices from malware.
PENGENALAN DASAR PEMROGRAMAN MENGGUNAKAN WEBSITE CODECOMBAT UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL Feronata Kholda Sahillah; Nadhifah Azzahra Putri; Afrikhna Aqilatul Hamidah; Unna Alifa Askya; Maylinda Eka Saputri; Darso
Abdi Jurnal Publikasi Vol. 4 No. 6 (2026): Juni
Publisher : Abdi Jurnal Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of information technology requires every generation to have digital literacy skills from an early age. This community service activity aims to introduce basic programming to children using the CodeCombat website to improve their digital literacy. The activity was conducted at SD Negeri 1 Banteran, Banyumas, involving 28 students from grades 4. The method used was Action Research, dividing the activity into four sessions: unplugged activity, guided exploration, creative challenges, and reflection. The evaluation was carried out using pre-tests, post-tests, and Likert scale observation sheets. The results showed a significant increase in students' understanding of basic programming concepts, with an average increase of 45.75%. The highest improvement was seen in writing basic syntax (47%), understanding sequential concepts (46%), and simple debugging skills (44%). Furthermore, students' motivation and enthusiasm for learning coding increased by 46%. It is concluded that the gamification approach using CodeCombat is highly effective in introducing computational thinking and improving digital literacy among elementary school students.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA WEBSITE FORUM ASISTEN MENGGUNAKAN METODE END USER COMPUTING SATISFACTION (EUCS) Agung Prayoga; Darso
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informatika dan Komputer Vol 16 No 1 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Website Forum Asisten sangat penting untuk memudahkan interaksi antara pengguna dan asisten Amikom Purwokerto. Oleh karena itu, penting bagi pihak pengelola untuk meningkatkan kualitas pengalaman pengguna dan memenuhi ekspektasi pengguna dengan memahami elemen-elemen yang memengaruhi kepuasan pengguna terhadap situs web. Tujuan penelitian untuk menilai tingkat kepuasan pengguna terhadap situs website Forum Asisten Amikom Purwokerto. Metode penelitian yang diterapkan yakni End User Computing Satisfaction (EUCS) Content, Accuracy, Format, Ease of Use, dan Timeliness adalah lima variabel yang membentuk End User Computing Satisfaction (EUCS). Memilih judul, merumuskan masalah, perumusan hipotesis, pengumpulan data, analisis, dan pengambilan kesimpulan merupakan tahapan krusial dalam proses penelitian. Jika pengujian reliability setiap variabel memiliki nilai Cronbach's Alpha lebih dari 0,6, maka kesimpulan menunjukkan bahwa masing-masing variabel adalah reliabel atau konsisten. Menurut uji asumsi klasik, variabel konten  (Content) , akurasi (Accuracy),Format (Format), Kemudahan pengguna (Ease of Use), dan ketepatam waktu (Timeliness) berdistribusi normal. Dalam uji multikolinieritas, tidak ada gejala yang menunjukkan multikolinieritas. Selain itu, variabel konten  (Content) , akurasi (Accuracy),Format (Format), Kemudahan pengguna (Ease of Use), dan ketepatam waktu (Timeliness) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pengguna, dengan tingkat hubungan yang kuat sebesar 88,1%. Nilai persentase ini menunjukkan bahwa pengguna merasa puas dengan website Forum Asisten.Kata Kunci: EUCS, Forum Asisten, Kepuasan Pengguna, Kuantitatif, Perkembangan Teknologi
Implementasi Vulnerability Scanner Berbasis Python untuk Analisis Kerentanan dan Rekomendasi Mitigasi Keamanan Website Muhamad Saroful Hakim; Azhari Shouni Barkah; Darso
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 3 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i3.16457

Abstract

Perkembangan website yang semakin pesat meningkatkan kebutuhan akan sistem keamanan yang mampu melindungi data dan layanan dari berbagai ancaman siber. Kerentanan seperti konfigurasi keamanan yang lemah, security header yang tidak lengkap, dan keamanan cookie yang kurang optimal dapat meningkatkan risiko serangan pada website. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan vulnerability scanner berbasis Python untuk menganalisis kerentanan dan memberikan rekomendasi mitigasi keamanan secara otomatis. Metode yang digunakan adalah Prototype yang meliputi pengumpulan kebutuhan, pembuatan prototype, evaluasi, implementasi, pengujian, dan sistem final. Sistem yang dikembangkan mampu memeriksa HTTPS, validitas sertifikat SSL/TLS, security header, keamanan cookie, directory listing, robots.txt exposure, dan metode HTTP. Pengujian menggunakan Black Box Testing menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai kebutuhan. Hasil penelitian menunjukkan sistem mampu melakukan pemindaian keamanan website, menghasilkan Security Score, mengelompokkan temuan berdasarkan tingkat risiko, serta menyediakan rekomendasi perbaikan dan laporan dalam format HTML, CSV, dan JSON. Sistem ini membantu proses vulnerability assessment menjadi lebih cepat, efisien, dan konsisten.
Analisis Keamanan Website Ells Amikom Purwokerto Menggunakan Metode Vulnerability Assesment Dengan Kerentanan Tingkat Menengah Isa Nur Fathoni; Mohammad Imron; Darso
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 3 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i3.16615

Abstract

Website merupakan salah satu komponen penting dalam penyelenggaraan layanan digital, termasuk pada lingkungan perguruan tinggi. Website ELLS (E-Learning System) AMIKOM Purwokerto digunakan sebagai media pembelajaran daring yang menyimpan berbagai informasi akademik sehingga aspek keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keamanan website ELLS AMIKOM Purwokerto menggunakan metode Vulnerability Assessment. Penelitian dilakukan melalui empat tahapan utama, yaitu information gathering, vulnerability scanning, result analysis, dan remediation. Tahap information gathering memanfaatkan WHOIS, DNS Lookup, Nmap, dan WhatWeb untuk memperoleh informasi mengenai domain, alamat IP, layanan jaringan, serta teknologi yang digunakan oleh website. Selanjutnya dilakukan pemindaian kerentanan menggunakan OWASP Zed Attack Proxy (OWASP ZAP) melalui mekanisme passive scanning dan active scanning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ditemukan kerentanan dengan tingkat risiko tinggi, namun berhasil diidentifikasi 4 kerentanan tingkat menengah, 5 kerentanan tingkat rendah, serta 5 temuan informasional. Kerentanan tingkat menengah meliputi Absence of Anti-CSRF Tokens, Content Security Policy (CSP) Header Not Set, Missing Anti-clickjacking Header, dan Sub Resource Integrity Attribute Missing. Berdasarkan hasil tersebut disusun rekomendasi berupa penerapan mekanisme Anti-CSRF, implementasi Content Security Policy, penambahan security headers, penerapan Subresource Integrity, serta peningkatan konfigurasi keamanan server sesuai rekomendasi OWASP. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Vulnerability Assessment efektif dalam mengidentifikasi kelemahan konfigurasi keamanan website sehingga dapat menjadi dasar dalam meningkatkan keamanan aplikasi web secara berkelanjutan.
Perancangan Early Warning System Banjir Berbasis Internet of Things Menggunakan ESP32 dan Sensor Ganda Zidni Luqiyani; Aulia Hamdi; Darso
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 3 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i3.16683

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun prototype Early Warning System (EWS) banjir berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan ESP32, sensor ultrasonik HC-SR04, dan Water Level Sensor sebagai sistem peringatan dini yang mampu memberikan informasi kondisi ketinggian air secara real-time. Penelitian dilakukan karena proses pemantauan ketinggian air yang masih dilakukan secara manual sering menyebabkan keterlambatan penyampaian informasi saat terjadi potensi banjir, sehingga risiko kerugian dapat meningkat. Metode yang digunakan adalah Prototype, yang meliputi tahapan identifikasi masalah, analisis kebutuhan, perancangan prototype, implementasi, pengujian sistem, dan evaluasi. Sensor ultrasonik digunakan untuk mengukur jarak permukaan air, sedangkan Water Level Sensor berfungsi sebagai sensor validasi keberadaan air guna mengurangi kemungkinan false alarm. Data hasil pembacaan sensor diproses oleh ESP32 untuk menentukan status Normal, Siaga, dan Bahaya. Selanjutnya sistem mengaktifkan indikator LED, buzzer, serta mengirimkan notifikasi melalui aplikasi Telegram menggunakan jaringan Wi-Fi. Hasil pengujian menunjukkan sensor ultrasonik memiliki rata-rata persentase error sebesar 1,47%, sedangkan Water Level Sensor mampu membedakan kondisi kering dan basah dengan baik sebagai sensor validasi. Pengujian Black Box menunjukkan seluruh fungsi sistem berjalan sesuai rancangan. Berdasarkan hasil tersebut, prototype yang dikembangkan berhasil memberikan informasi kondisi ketinggian air secara real-time, meningkatkan keandalan deteksi banjir, serta berpotensi mendukung mitigasi bencana melalui penyampaian peringatan dini yang lebih cepat, akurat, dan mudah diakses oleh masyarakat.
PENERAPAN LEAN UX TERHADAP PENINGKATAN USER EXPERIENCE PADA MARKETPLACE DIGITAL: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Yosi Sofyan Pangestu; Dwi Krisbiantoro; Darso
Jurnal Sistem Informasi dan Informatika (Simika) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Sistem Informasi dan Informatika (Simika)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/simika.v9i2.4693

Abstract

This study analyzes the implementation of Lean UX and its impact on user experience within marketplace and digital transaction platforms using a Systematic Literature Review (SLR) methodology. The PRISMA protocol was applied to identify, screen, evaluate, and synthesize relevant scientific articles. Searches were conducted via Google Scholar using Publish or Perish and the Boolean search strategy: ("Lean UX" OR "Lean User Experience" OR "LeanUX") AND ("Marketplace" OR "E-commerce" OR "Online Store"). In total, 130 articles were initially identified, with 15 final articles published between 2021 and 2026 selected following duplication removal, screening, eligibility, and quality assessment. The findings demonstrate that Lean UX is widely implemented in e-commerce, online stores, retail digital services, marketplace-like platforms, and digital transaction systems. The most prevalent Lean UX stages identified were creating minimum viable products (MVP), conducting experiments, and gathering feedback and research. The System Usability Scale (SUS) and the User Experience Questionnaire (UEQ) were the most frequently used evaluation instruments. Overall, Lean UX implementation contributed positively to usability, task completion efficiency, navigation clarity, and users’ perceptions of interface quality. However, variations in evaluation instruments and the predominance of prototype-based studies limited direct comparisons of effectiveness across platforms. This review offers a structured overview of Lean UX implementation patterns and their contributions to enhancing user experience in digital transaction platforms.