Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan gadget terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui konsentrasi belajar siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 15 Lansano Kabupaten Pesisir Selatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui angket penggunaan gadget, angket konsentrasi belajar, dan dokumentasi nilai Penilaian Tengah Semester (PTS) mata pelajaran IPAS. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, korelasi Pearson, dan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget berada pada kategori sangat tinggi (95%), sedangkan konsentrasi belajar berada pada kategori tidak baik (64%), dan hasil belajar IPAS berada pada kategori cukup dengan rata-rata 76,75. Analisis korelasi menunjukkan bahwa penggunaan gadget berhubungan negatif dengan hasil belajar (r = −0,770), sedangkan konsentrasi belajar berhubungan positif dengan hasil belajar (r = 0,805). Hasil regresi menunjukkan bahwa penggunaan gadget dan konsentrasi belajar secara simultan menjelaskan 82,2% variasi hasil belajar (R² = 0,822). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan gadget yang tidak terkontrol berpotensi menurunkan konsentrasi belajar dan berdampak pada penurunan hasil belajar IPAS. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mengoptimalkan penggunaan gadget sebagai sarana pembelajaran yang mendukung peningkatan konsentrasi dan hasil belajar siswa.