Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Metode Full Costing Berbasis Digital Accounting System dalam Penetapan Harga Jual Delyana; Muhammad Syahbudi; Wahyu Syarvina
Jurnal Investasi Islam Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Investasi Islam (JII)
Publisher : FEBI IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jii.v11i2.15676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode full costing dalam perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) sebagai dasar penetapan harga jual berbasis digital accounting system pada UMKM Ayam Potong Sulaiman Lubis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya penerapan metode perhitungan biaya secara menyeluruh pada UMKM serta belum banyak penelitian yang mengintegrasikan metode full costing dengan sistem akuntansi digital dalam mendukung keputusan harga jual. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang didukung analisis perhitungan biaya. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan pemilik usaha, serta dokumentasi catatan transaksi dan biaya produksi. Analisis data dilakukan melalui identifikasi komponen biaya produksi, perhitungan HPP menggunakan metode full costing, serta evaluasi penerapan aplikasi SI APIK dalam pencatatan keuangan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode full costing menghasilkan Harga Pokok Penjualan sebesar Rp28.300/kg. Dengan target keuntungan 5%, harga jual yang sesuai adalah Rp29.711/kg, lebih tinggi dibandingkan harga yang selama ini diterapkan UMKM sebesar Rp29.000/kg. Temuan ini menunjukkan bahwa perhitungan biaya yang tidak lengkap berpotensi menyebabkan ketidaktepatan dalam penetapan harga dan pencapaian laba. Penggunaan aplikasi SI APIK berperan dalam meningkatkan keteraturan pencatatan transaksi dan kualitas informasi keuangan sebagai pendukung penerapan full costing. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap pengembangan kajian akuntansi biaya dan digital accounting, serta kontribusi praktis bagi UMKM dalam meningkatkan akurasi penentuan harga jual dan pengelolaan keuangan usaha.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Di Desa Sempajaya Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo Yenni Samri Juliati Nasution; Azlina Azmi Siahaan; Delyana; Sabrina Sarda Nasution; Sony Rauda
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i2.14608

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan, kemandirian, dan potensi individu maupun kelompok dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satu bentuk pemberdayaan adalah melalui pelatihan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha, salah satunya pembuatan sabun cuci piring. Kegiatan ini dilakukan di Dusun I dan Dusun II, Desa Sempajaya, dengan sasaran ibu rumah tangga, menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang menekankan partisipasi aktif masyarakat. Pelatihan mencakup penyampaian materi tentang jenis, kandungan, dan manfaat sabun, serta praktik langsung pembuatan sabun cuci piring menggunakan bahan-bahan sederhana dan mudah diperoleh. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta berhasil mengikuti pelatihan, menguasai teknik pembuatan sabun dengan baik, dan memahami materi yang disampaikan. Kegiatan ini memberikan manfaat ganda, yaitu meningkatkan keterampilan praktis, membuka peluang usaha rumahan, menghemat biaya rumah tangga, serta mendorong kemandirian ekonomi. Bagi anggota KKN, pelatihan ini memberikan pengalaman pemberdayaan masyarakat, pemahaman konsep ekonomi kerakyatan, dan pengembangan kemampuan manajerial, komunikasi, serta kewirausahaan. Secara keseluruhan, pelatihan ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat dan tim pelaksana serta menjadi langkah awal dalam pengembangan usaha kecil berbasis keterampilan lokal.