Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Primipara tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan dengan Kejadian Stunting: Penelitian Febi Febi; Mikaela Delpin Fristalia; Mohamad Fikriyanto H. Kilo
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5841

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap ibu primipara tentang 1000 hari pertama kehidupan dengan kejadian Stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Ogodeide. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Crossectional. Populasi dalam penelitian adalah ibu primipara di wilayah kerja Puskesmas Ogodeide berjumlah 78 ibu, sampel dihitung dengan rumus Slovin yaitu 44 responden dan ditentukan dengan cluster random sampling. Analisis menggunakan univariat dan bivariat dengan chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan dengan kategori cukup yaitu 27 responden (61,4%), memiliki sikap dalam kategori baik sebanyak 33 responden (75,0%), dan anak yang tidak mengalami stunting sebanyak 32 responden (72,7%). Hasil uji chi square didapatkan p value antara pengetahuan dan kejadian stunting 0,000 dan sikap dengan kejadian stunting p value 0,004 (≤ α 0,05). Terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu primipara tentang 1000 hari pertama kehidupan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Ogodeide. Hasil penelitian ini diharapkan Menyusun strategi edukasi dan intervensi kesehatan yang lebih efektif.
Hubungan Efikasi Diri dengan Kualitas Hidup dan Resiliensi pada Pasien Diabetes Melitus di Ruangan Rawat Inap RSUD Mokopido Tolitoli: Penelitian Nurdiana; Mohamad Fikriyanto H. Kilo; Basri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5984

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang berdampak pada gangguan fisik dan psikologis sehingga menurunkan kualitas hidup dan resiliensi pasien. Kasus diabetes melitus tidak hanya menjadi masalah kesehatan global, tetapi juga menjadi tantangan serius bagi sistem kesehatan yang ada di Indonesia. Pengelolaan penyakit yang menuntut pengaturan pola makan, pemantauan glukosa darah, aktivitas fisik, dan pengobatan rutin dapat menimbulkan kejenuhan yang memengaruhi kemampuan adaptasi pasien. Efikasi diri berperan penting dalam membantu pasien mengelola penyakit secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan efikasi diri dengan kualitas hidup dan resiliensi pada pasien diabetes melitus di Ruangan Rawat Inap RSUD Mokopido Tolitoli. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi berjumlah 204 responden, sampel berjumlah 67 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner DMSES, WHOQOL-BREF, dan CD-RISC. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki efikasi diri tinggi (67,2%), kualitas hidup tinggi (62,7%), serta resiliensi tinggi (70,1). Uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara efikasi diri dengan kualitas hidup diperoleh nilai Asymp.Sig sebesar 0,001 (p<0,05) dan efikasi diri dengan resiliensi sebesar 0,005 (p < 0,05). Simpulan: Terdapat hubungan signifikan antara efikasi diri dengan kualitas hidup dan resiliensi pada pasien diabetes melitus di Ruangan Rawat Inap RSUD Mokopido Tolitoli.
Edukasi Manajemen Stres untuk Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Mental Remaja di SMPN 19 Palu MOHAMAD FIKRIYANTO H. KILO; Mayumi; Adama Maydinar Zaidah AS; Ragi Lintang Salwa Nadira; Alfanda Jihan
ABDI WIDYA NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mental health is a crucial aspect of adolescent life, given that adolescence is a period full of physical, emotional, and social developmental challenges. The high incidence of mental health issues among adolescents is believed to be linked to their limited knowledge about stress management. Health education for adolescents is essential to prevent the spread of mental health problems among this age group. This initiative aims to provide information that helps students recognize the symptoms of mental health issues. The method used in this community service activity is a Pre-Experimental Design with a One-Group Pretest-Posttest Design approach. This community service activity was conducted at SMP Negeri 19 Palu on June 18, 2025, by providing health education through lectures and discussions. The target of this activity was class VIII B students, with 15 participants. The evaluation results showed a significant improvement through pre-test and post-test with an average score of 53%, indicating that the health education conducted successfully enhanced students' knowledge in understanding mental health. The conclusion drawn from this activity is that it had a positive impact on students at SMP Negeri 19 Palu in improving their knowledge about mental health.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Peningkatan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Anuntodea Tipo Luluk Fausiah; Bayu Eka Kurniawan; Mohamad Fikriyanto H. Kilo
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5211

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi pada lansia merupakan masalah kesehatan global yang prevalensinya meningkat seiring bertambahnya usia. Salah satu faktor yang memengaruhi peningkatan tekanan darah pada lansia adalah kualitas tidur, yang berperan penting dalam pemulihan tubuh dan regulasi tekanan darah.Tujuan: Menganalisis hubungan kualitas tidur dengan peningkatan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Anuntodea Tipo. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional pada 84 lansia hipertensi dari populasi 509 orang periode Januari–Maret 2025, menggunakan stratified random sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Sebagian besar responden memiliki kualitas tidur baik (57,1%) dan tekanan darah normal (51,2%). Terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur dan peningkatan tekanan darah (p=0,000). Simpulan: Kualitas tidur berhubungan dengan peningkatan tekanan darah pada lansia hipertensi. Saran: Puskesmas disarankan meningkatkan edukasi dan intervensi nonfarmakologis untuk memperbaiki kualitas tidur lansia.
Pengaruh Pemberian Hidroterapi Rendam Kaki Menggunakan Air Jahe Hangat Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Dengan Hipertensi di Panti Tresna Werdha Al-Kautsar Palu: Penelitian Indriyani; Mohamad Fikriyanto H. Kilo; Ismunandar Wahyu Kindang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5673

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia yang dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke. Selain terapi farmakologis, diperlukan upaya nonfarmakologis yang aman, mudah, dan efektif untuk membantu menurunkan tekanan darah. Salah satu terapi komplementer yang dapat digunakan adalah hidroterapi rendam kaki menggunakan air jahe hangat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian hidroterapi rendam kaki menggunakan air jahe hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Panti Tresna Werdha Al-Kautsar Palu. Jenis penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest–posttest design. Populasi penelitian berjumlah 100 lansia dengan sampel berjumlah 12 lansia dengan hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah pemberian hidroterapi menggunkan air jahe hangat. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan hidroterapi rendam kaki menggunakan air jahe hangat pada lansia dengan hipertensi memiliki hipertensi kategori sedang 50,0% kemudian adanya penurunan setelah diberikan hidroterapi rendam kaki menggunakan air jahe hangat pada lansia dengan hipertensi berada pada kategori hipertensi ringan 58,3% dengan rata-rata pretest 164,17 dan posttest 149,08 dimana P Value = 0,000 (P<0,05). Terdapat pengaruh pemberian hidroterapi rendam kaki menggunakan air jahe hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Panti Tresna Werdha Al-Kautsar Palu.Hidroterapi rendam kaki menggunakan air jahe hangat disarankan untuk diterapkan di Panti Tresna Werdha Al-kautsar Palu secara rutin sebagai terapi nonfarmakologis pendamping dalam pengelolaan hipertensi pada lansia karena mudah dilakukan, aman, dan ekonomis.
Edukasi Manajemen Stres untuk Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Mental Remaja di SMPN 19 Palu MOHAMAD FIKRIYANTO H. KILO; Mayumi; Adama Maydinar Zaidah AS; Ragi Lintang Salwa Nadira; Alfanda Jihan
ABDI WIDYA NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mental health is a crucial aspect of adolescent life, given that adolescence is a period full of physical, emotional, and social developmental challenges. The high incidence of mental health issues among adolescents is believed to be linked to their limited knowledge about stress management. Health education for adolescents is essential to prevent the spread of mental health problems among this age group. This initiative aims to provide information that helps students recognize the symptoms of mental health issues. The method used in this community service activity is a Pre-Experimental Design with a One-Group Pretest-Posttest Design approach. This community service activity was conducted at SMP Negeri 19 Palu on June 18, 2025, by providing health education through lectures and discussions. The target of this activity was class VIII B students, with 15 participants. The evaluation results showed a significant improvement through pre-test and post-test with an average score of 53%, indicating that the health education conducted successfully enhanced students' knowledge in understanding mental health. The conclusion drawn from this activity is that it had a positive impact on students at SMP Negeri 19 Palu in improving their knowledge about mental health.