Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Efikasi Diri dengan Kualitas Hidup dan Resiliensi pada Pasien Diabetes Melitus di Ruangan Rawat Inap RSUD Mokopido Tolitoli: Penelitian Nurdiana; Mohamad Fikriyanto H. Kilo; Basri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5984

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang berdampak pada gangguan fisik dan psikologis sehingga menurunkan kualitas hidup dan resiliensi pasien. Kasus diabetes melitus tidak hanya menjadi masalah kesehatan global, tetapi juga menjadi tantangan serius bagi sistem kesehatan yang ada di Indonesia. Pengelolaan penyakit yang menuntut pengaturan pola makan, pemantauan glukosa darah, aktivitas fisik, dan pengobatan rutin dapat menimbulkan kejenuhan yang memengaruhi kemampuan adaptasi pasien. Efikasi diri berperan penting dalam membantu pasien mengelola penyakit secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan efikasi diri dengan kualitas hidup dan resiliensi pada pasien diabetes melitus di Ruangan Rawat Inap RSUD Mokopido Tolitoli. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi berjumlah 204 responden, sampel berjumlah 67 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner DMSES, WHOQOL-BREF, dan CD-RISC. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki efikasi diri tinggi (67,2%), kualitas hidup tinggi (62,7%), serta resiliensi tinggi (70,1). Uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara efikasi diri dengan kualitas hidup diperoleh nilai Asymp.Sig sebesar 0,001 (p<0,05) dan efikasi diri dengan resiliensi sebesar 0,005 (p < 0,05). Simpulan: Terdapat hubungan signifikan antara efikasi diri dengan kualitas hidup dan resiliensi pada pasien diabetes melitus di Ruangan Rawat Inap RSUD Mokopido Tolitoli.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kecemasan Mahasiswa S1 Keperawatan yang Sedang Menyusun Skripsi di Universitas Widya Nusantara: Penelitian Fitriani; Basri; Sisilia Rammang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5231

Abstract

Kecemasan merupakan masalah psikologis yang umum dialami mahasiswa dan berpotensi mengganggu pelaksanaan tanggung jawab akademik. Salah satu periode yang paling memicu kecemasan adalah masa penyusunan skripsi. Dalam kondisi tersebut, dukungan keluarga memiliki peran penting sebagai sumber motivasi dan dukungan emosional. Perhatian, dorongan, serta bantuan dari keluarga dapat membantu mahasiswa mengelola kecemasan selama proses penyelesaian tugas akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa S1 Keperawatan yang sedang menyusun skripsi di Universitas Widya Nusantara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan metode cross-sectional. Populasi penelitian adalah 211 mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Widya Nusantara yang sedang menyusun skripsi, dengan jumlah sampel sebanyak 67 responden yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mendapatkan dukungan keluarga pada kategori mendukung, yaitu sebanyak 45 orang (67,2%). Tingkat kecemasan mahasiswa didominasi oleh kategori ringan dengan jumlah 25 orang (37,3%). Hasil uji statistik chi-square memperoleh nilai p-value sebesar 0,000.
Hubungan Self-Efficacy dalam Melakukan Aktivitas Fisik pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Talise: Penelitian Nur Sakinah; Ismunandar Wahyu Kindang; Basri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5281

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang, salah satunya melalui aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur. Namun, tidak semua pasien mampu mempertahankan aktivitas fisik secara konsisten, sehingga diperlukan faktor psikologis pendukung seperti self-efficacy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan self-efficacy dengan aktivitas fisik pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Talise. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan desain analitik korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Talise sebanyak 232 orang, dengan teknik purposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner self-efficacy dan kuesioner aktivitas fisik. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki self-efficacy kategori sedang sebanyak 45 responden (64,3%) dan aktivitas fisik kategori tinggi sebanyak 42 responden (60,0%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,045 (p < 0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan aktivitas fisik pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Talise. Disimpulkan bahwa self-efficacy berperan penting dalam meningkatkan aktivitas fisik pasien diabetes melitus sehingga perlu ditingkatkan melalui edukasi dan pendampingan oleh tenaga kesehatan.
Hubungan Pengetahuan Pra Lansia (Middle Age) dengan Pencegahan Demensia di Wilayah Kerja Puskesmas Dolo: Penelitian Venny Darmawati; Basri; Sintong H. Hutabarat
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7393

Abstract

Demensia sering dialami oleh lansia karena gangguan kognitif yang menyebabkan kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari secara benar, salah satu cara mencegah terjadinya demensia pada lansia adalah dengan meningkatkan pengetahuan. Tujuan penelitian adalah dianalisisnya hubungan pengetahuan pra lansia (middle age) dengan pencegahan demensia di wilayah kerja Puskesmas Dolo. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Crossectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh lansia di wilayah Puskesmas Dolo tahun 2025 berusia 45-59 tahun berjumlah 3.184 orang. Jumlah sampel dihitung dengan rumus slovin yaitu 97 responden. Analisis menggunakan univariat dan bivariat dengan chi squar. Penelitian ini telah menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan dalam kategori baik yaitu 53 responden (54,6%) dan pencegahan demensia dalam kategori baik yaitu 64 responden (66,0%). Hasil uji statistik chi square diperoleh p value 0,017 ≤ 0,05. Pengetahuan pra lansia (middle age) tentang demensia sebagian besar adalah baik, pencegahan demensia pada pra lansia (middle age) sebagian besar adalah baik. Terdapat hubungan antara pengetahuan pra lansia (middle age) dengan pencegahan demensia di wilayah kerja Puskesmas Dolo.
Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Gangguan Pola Tidur pada KPA (Kelompok Pecinta Alam) Dapala di Desa Labuan Panimba Kecamatan Labuan: Penelitian Rasti Amalia; Basri; Juwita Meldasari Tebisi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7690

Abstract

Latar Belakang: Sekitar 86% orang di seluruh dunia mengalami gangguan tidur yaitu insomnia dan salah satu penyebabnya adalah kebiasaan merokok. Rokok memiliki kandungan nikotin yang dapat merusak kerja saraf seseorang. Tujuan penelitian adalah dianalisisnya hubungan kebiasaan merokok dengan gangguan pola tidur pada KPA (Kelompok Pecinta Alam) Dapala di Desa Labuan Panimba Kecamatan Labuan. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Crossectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh anggota KPA Dapala tahun 2025 berjumlah 98 orang. Jumlah sampel dihitung dengan rumus slovin yaitu 79 responden. Analisis menggunakan univariat dan bivariat dengan chi square. Hasil: Penelitian ini telah menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah perokok sedang yaitu 41 responden (51,9%) dan pola tidur tidak terganggu yaitu 58 responden (73,4%). Hasil uji statistik chi square diperoleh p value 0,000≤ 0,05. Simpulan: Terdapat hubungan antara kebiasaan merokok dengan gangguan pola tidur pada KPA (Kelompok Pecinta Alam) Dapala di Desa Labuan Panimba Kecamatan Labuan.