Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRUKTUR ORGANISASI M. Zakaria; Liza Audya; Sukatin Sukatin; Zulqarnain Zulqarnain
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v6i3.13134

Abstract

ABSTRACT Studies on organizational structure have predominantly focused on administrative and managerial aspects, while its integration with the perspective of organizational psychology, particularly in Islamic educational institutions, remains insufficiently explored. This gap highlights the need to examine organizational structure not only as a managerial framework but also as a determinant of organizational effectiveness and employee behavior. This study aims to analyze organizational structure from the perspective of organizational psychology and to explain its relevance to the management of Islamic educational institutions. The research employed a qualitative approach using a library research method through a comprehensive review of scholarly books, journal articles, and other relevant academic sources. The findings reveal that organizational structure is built upon six key elements: job specialization, departmentalization, chain of command, span of control, centralization or decentralization, and formalization. These structural elements influence communication patterns, work motivation, job satisfaction, and organizational effectiveness. In the context of Islamic educational institutions, an organizational structure grounded in the principles of tawhid, amanah, shura, and justice contributes to adaptive governance, enhances organizational effectiveness, and supports the development of competent human resources with strong Islamic values. ABSTRAK Kajian mengenai struktur organisasi umumnya masih berfokus pada aspek administratif dan manajerial, sedangkan integrasinya dengan perspektif psikologi organisasi dalam konteks lembaga pendidikan Islam belum banyak dibahas secara komprehensif. Kesenjangan tersebut mendorong pentingnya penelitian ini untuk menganalisis struktur organisasi sebagai faktor yang memengaruhi efektivitas organisasi sekaligus perilaku anggotanya. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur organisasi dalam perspektif psikologi organisasi serta menjelaskan relevansinya bagi pengelolaan lembaga pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui penelaahan berbagai buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa struktur organisasi dibangun oleh enam elemen utama, yaitu spesialisasi pekerjaan, departementalisasi, rantai komando, rentang kendali, sentralisasi atau desentralisasi, dan formalisasi. Konfigurasi elemen tersebut memengaruhi pola komunikasi, motivasi, kepuasan kerja, dan efektivitas organisasi. Dalam lembaga pendidikan Islam, struktur organisasi yang berlandaskan nilai tauhid, amanah, syura, dan keadilan mampu mendukung tata kelola yang adaptif, meningkatkan efektivitas organisasi, serta memperkuat pengembangan sumber daya manusia yang profesional dan berkarakter Islami.
MANAJEMEN KONFLIK DALAM PENMANAJEMEN KONFLIK DALAM PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL: INTEGRASI PENDEKATAN MODERN DAN NILAI-NILAI ISLAM DIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL: INTEGRASI PENDEKATAN MODERN DAN NILAI-NILAI ISLAM Dedi Hendriyanto; H. Naswin; M. Zakaria; Ansori Ansori; Iwan Aprianto
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i3.13157

Abstract

ABSTRACT The cultural, ethnic, linguistic, and religious diversity within multicultural Islamic educational institutions has the potential to generate conflicts that may affect the effectiveness of educational management. However, conflict should not merely be viewed as a negative phenomenon but also as an opportunity for organizational learning and improvement when managed appropriately. This article aims to analyze the concept of conflict management in multicultural Islamic education, identify the forms and sources of conflict, examine conflict management strategies through the integration of modern management approaches and Islamic values, and explain the role of leadership in fostering an inclusive, harmonious, and sustainable educational environment. This study employed a qualitative approach using a Systematic Literature Review (SLR) based on library research. Relevant literature was selected according to predetermined inclusion criteria and analyzed using content analysis techniques. The findings indicate that conflicts in multicultural Islamic education primarily arise from differences in values, culture, communication, interests, organizational structure, and religious understanding. Effective conflict management requires the integration of modern management strategies with Islamic values, including shura (consultation), tabayyun (verification), tasamuh (tolerance), ishlah (reconciliation), and 'adl (justice), supported by inclusive leadership and multicultural education. The study concludes that the synergy between multicultural education, Islamic values, and inclusive leadership forms a comprehensive conceptual framework for conflict management that promotes a culture of peace and enhances the quality of Islamic educational institutions. ABSTRAK Keberagaman budaya, etnis, bahasa, dan pemahaman keagamaan dalam lembaga pendidikan Islam multikultural berpotensi memunculkan konflik yang memengaruhi efektivitas penyelenggaraan pendidikan. Konflik tidak selalu bersifat negatif, tetapi dapat menjadi sarana pembelajaran organisasi apabila dikelola secara tepat. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep manajemen konflik dalam pendidikan Islam multikultural, mengidentifikasi bentuk dan sumber konflik, mengkaji strategi pengelolaan konflik melalui integrasi pendekatan manajemen modern dengan nilai-nilai Islam, serta menjelaskan peran kepemimpinan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, harmonis, dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui studi kepustakaan. Literatur yang relevan diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dalam pendidikan Islam multikultural terutama dipengaruhi oleh perbedaan nilai, budaya, komunikasi, kepentingan, struktur organisasi, dan pemahaman keagamaan. Pengelolaan konflik yang efektif memerlukan integrasi strategi manajemen modern dengan nilai-nilai Islam, seperti syura, tabayyun, tasamuh, ishlah, dan 'adl, yang diperkuat melalui kepemimpinan inklusif serta pendidikan multikultural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara pendidikan multikultural, nilai-nilai Islam, dan kepemimpinan inklusif membentuk kerangka konseptual yang komprehensif dalam manajemen konflik sehingga mampu mendukung terciptanya budaya damai dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan Islam.