Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

VISI, MISI, DAN TUJUAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM: FONDASI MANAJEMEN STRATEGI DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Eva Maya Sari; Defni Bukhari; Nini Maswati; H. Naswin; Mahdayeni Mahdayeni
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v6i3.14214

Abstract

ABSTRACT Many Islamic educational institutions have formulated their vision, mission, and goals as institutional documents; however, their implementation is often limited to administrative requirements and has not been fully integrated into strategic management systems. This condition indicates a gap between the ideal function of vision, mission, and goals as strategic directions for institutional development and the actual practices of quality-oriented Islamic education management. This study aims to analyze the concepts of vision, mission, and goals in Islamic educational institutions from a strategic management perspective and to formulate their relationship with strategies for improving educational quality. This study employed a qualitative approach using a library research method through an analysis of 30 relevant sources, including scholarly articles, academic books, and policy documents. Data were analyzed using content analysis through coding, categorization, interpretation, and conceptual synthesis. The findings reveal that vision, mission, and goals form an integrated strategic system connected with curriculum development, leadership, human resource management, organizational culture, and continuous evaluation. The study concludes that the success of Islamic educational institutions in improving quality is strongly influenced by their ability to consistently align strategic planning with institutional implementation in a sustainable manner. ABSTRAK Banyak lembaga pendidikan Islam telah memiliki visi, misi, dan tujuan sebagai dokumen kelembagaan, namun implementasinya masih sering terbatas pada aspek administratif dan belum sepenuhnya terintegrasi dalam sistem manajemen strategis. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara fungsi ideal visi, misi, dan tujuan sebagai pengarah pengembangan lembaga dengan praktik pengelolaan pendidikan Islam yang berorientasi pada mutu. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep visi, misi, dan tujuan lembaga pendidikan Islam dalam perspektif manajemen strategis serta merumuskan keterkaitannya dengan strategi peningkatan mutu pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap 30 sumber literatur yang relevan berupa artikel ilmiah, buku akademik, dan dokumen kebijakan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi melalui tahap pengkodean, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visi, misi, dan tujuan membentuk sistem strategis yang saling terintegrasi dengan pengembangan kurikulum, kepemimpinan, sumber daya manusia, budaya organisasi, dan evaluasi berkelanjutan. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan lembaga pendidikan Islam dalam meningkatkan mutu sangat dipengaruhi oleh kemampuan menghubungkan perencanaan strategis dengan implementasi kelembagaan secara konsisten dan berkelanjutan.
MANAJEMEN KONFLIK DALAM PENMANAJEMEN KONFLIK DALAM PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL: INTEGRASI PENDEKATAN MODERN DAN NILAI-NILAI ISLAM DIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL: INTEGRASI PENDEKATAN MODERN DAN NILAI-NILAI ISLAM Dedi Hendriyanto; H. Naswin; M. Zakaria; Ansori Ansori; Iwan Aprianto
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i3.13157

Abstract

ABSTRACT The cultural, ethnic, linguistic, and religious diversity within multicultural Islamic educational institutions has the potential to generate conflicts that may affect the effectiveness of educational management. However, conflict should not merely be viewed as a negative phenomenon but also as an opportunity for organizational learning and improvement when managed appropriately. This article aims to analyze the concept of conflict management in multicultural Islamic education, identify the forms and sources of conflict, examine conflict management strategies through the integration of modern management approaches and Islamic values, and explain the role of leadership in fostering an inclusive, harmonious, and sustainable educational environment. This study employed a qualitative approach using a Systematic Literature Review (SLR) based on library research. Relevant literature was selected according to predetermined inclusion criteria and analyzed using content analysis techniques. The findings indicate that conflicts in multicultural Islamic education primarily arise from differences in values, culture, communication, interests, organizational structure, and religious understanding. Effective conflict management requires the integration of modern management strategies with Islamic values, including shura (consultation), tabayyun (verification), tasamuh (tolerance), ishlah (reconciliation), and 'adl (justice), supported by inclusive leadership and multicultural education. The study concludes that the synergy between multicultural education, Islamic values, and inclusive leadership forms a comprehensive conceptual framework for conflict management that promotes a culture of peace and enhances the quality of Islamic educational institutions. ABSTRAK Keberagaman budaya, etnis, bahasa, dan pemahaman keagamaan dalam lembaga pendidikan Islam multikultural berpotensi memunculkan konflik yang memengaruhi efektivitas penyelenggaraan pendidikan. Konflik tidak selalu bersifat negatif, tetapi dapat menjadi sarana pembelajaran organisasi apabila dikelola secara tepat. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep manajemen konflik dalam pendidikan Islam multikultural, mengidentifikasi bentuk dan sumber konflik, mengkaji strategi pengelolaan konflik melalui integrasi pendekatan manajemen modern dengan nilai-nilai Islam, serta menjelaskan peran kepemimpinan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, harmonis, dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui studi kepustakaan. Literatur yang relevan diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dalam pendidikan Islam multikultural terutama dipengaruhi oleh perbedaan nilai, budaya, komunikasi, kepentingan, struktur organisasi, dan pemahaman keagamaan. Pengelolaan konflik yang efektif memerlukan integrasi strategi manajemen modern dengan nilai-nilai Islam, seperti syura, tabayyun, tasamuh, ishlah, dan 'adl, yang diperkuat melalui kepemimpinan inklusif serta pendidikan multikultural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara pendidikan multikultural, nilai-nilai Islam, dan kepemimpinan inklusif membentuk kerangka konseptual yang komprehensif dalam manajemen konflik sehingga mampu mendukung terciptanya budaya damai dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan Islam.