Hasanuddin Hasanuddin
Daya Kota Makassar Hospital

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD KOTA MAKASSAR Afriyana Amelia Nuryadin; Hasanuddin Hasanuddin; Muqarramah Muqarramah
Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia
Publisher : Institut Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepatuhan adalah sifat patuh atau ketaatan patuh berarti suka menurut terhadap perintah, dan terhadap aturan, berdisiplin. Berdasarkan observasi/wawancara mengindikasikan adanya kasus insiden keselamatan pasien, kejadian tidak cedera (KTC), kejadian nyaris cedera (KNC), kejadian tidak diharapkan (KTD), dan kondisi potensial cedera (KPC) yang menyebabkan menurunnya angka insiden keselamatan pasien pada tahun 2020 ke 2021dikarenakan banyaknya kasus yang tidak dilaporkan sehingga data tidak akurat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kepatuhan perawat terhadap Alat Pelindung Diri (APD) di instalasi rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan kuantatif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, pendekatan survei analitik dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 117 responden yaitu seluruh perawat yang bertugas di instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar. Hasil penelitian ini menggunakan uji chi-square. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi/kuesioner secara langsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan p=0,033 yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan di instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar, dan tidak ada hubungan p=0,065 yang tidak siginifikan antara sikap kerja dengan kepatuhan di instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar. Tidak ada hubungan p=0,685 yang tidak signifikan antara antara masa kerja dengan kepatuhan di instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar, dan ada hubungan p=0,000 yang signifikan antara pendidikan dengan kepatuhan di instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar. Maka dari itu perawat diharapkan mampu meningkatkan ilmu berupa pelatihan oleh pihak rumah sakit akan pentingnya penerapan penggunan alat pelindung diri (APD).
GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) KOTA MAKASSAR PADA MASA PANDEMI COVID-19 Dian Ekawaty; Hasanuddin Hasanuddin; Melinda Halim
Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia
Publisher : Institut Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah medis merupakan rangkaian yang meliputi pengurangan, pengumpulan, pengangkutan, penyimpanan, dan pengolahan. Beberapa bagian penting dalam pengelolaan limbah rumah sakit adalah reduksi/pemilahan, pelabelan, dan pengemasan. Dalam pengelolaan sampah medis, perlu dilakukan pemilihan berdasarkan sampah dan menyimpannya dalam kantong plastik yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengelolaan limbah medis padat di rumah sakit umum kota makassar dimasa pandemi covid-19 Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Metodologi kualitatif sebagai proses penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam (indept interview) dan dokumentasi selama penelitian berlangsung untuk menganalisis lebih dalam tentang sistem pengolahan limbah di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rumah Sakit Umum Kota Makassar dalam pengelolaan limbah medis padat covid-19, yakni seperti pemilahan,pewadahan,pengangkutan,tempat penampungan sementara dan tempat penampungan akhir telah sesuai dengan permenkes tentang pengelolaan limbah medis. Disarankan dalam pengelolaan limbah medis di rumah sakit umum kota makassar perlu melakukan penyuluhan kepada mahasisswa yang sedang melaksanakan praktek agar lebih teliti dan paham untuk membedakan tempat sampah sesuai jenisnya dan juga perlu lebih memperhatikan fasilitas yang ada dirumah sakit sehingga tidak terjadi kendala dalam proses pengangkutan limbah.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN KESELAMATAN PASIEN (PATIENT SAFETY) DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD KOTA MAKASSAR Mangindara Mangindara; Hasanuddin Hasanuddin; Nur Sifa Oktaviani
Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia
Publisher : Institut Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan Pasien adalah suatu sistem yang membuat asuhan pasien lebih aman, meliputi asesmen risiko, identifikasi dan pengelolaan risiko pasien, pelaporan dan analisis insiden, kemampuan belajar dari insiden dan tindak lanjutnya, serta implementasi solusi untuk meminimalkan timbulnya risiko dan mencegah terjadinya cedera yang disebabkan oleh kesalahan akibat melaksnakan suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya diambil. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety) di Instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan survei analitik dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 117 responden yaitu seluruh perawat yang bertugas di ruang rawat inap RSUD Kota Makassar. Hasil penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, kuesioner langsung dan dokumentasi selama penelitian berlangsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan pada dimensi tahu dengan pelaksanaan patient safety (p=0,023), ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan pada dimensi memahami dengan pelaksanaan patient safety (p=0,017), tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan pada dimensi aplikasi dengan pelaksanaan patient safety (p=0,449), ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan pada analisis dengan pelaksanaan patient safety (p=0,030), ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat pada dimensi sintesis dengan pelaksanaan patient safety (p=0,040) dan tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan pada dimensi evaluasi dengan pelaksanaan patient safety (p=1,000) di Instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar.