Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS SUBSTITUSI AGGREGAT KASAR MENGGUNAKAN LIMBAH BAN PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON Yodi Gusti Fernandes; Ishak Ishak; Ana Susanti Yusman
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.811 KB)

Abstract

problems, one of which is the problem of environmental impacts resulting from the use of aggregates or materials from nature that cannot be renewed by utilizing waste rubber tires as a concrete mixture. This is because considering that there is a lot of waste rubber tires in Indonesia, with this waste treatment it will certainly reduce the waste generated from waste rubber tires. type and compressive strength, the percentage of waste rubber tires used is 5%, 10%, and 15% of the volume of coarse aggregate, making samples using cubes of 15cm x 15cm x 15cm as many as 9 samples with a concrete age of 7 days, 14 days, and 28 day. The method used in this study is a qualitative method (research at the laboratory of the Muhammadiyah University of West Sumatra). By replacing some of the coarse aggregate using waste tires as much as 5% produces a compressive strength of 141.01 kg/cm², 10% produces a compressive strength of 137.44 kg/cm², and 15% produces a compressive strength of 110.66 kg/cm² at the age of 28 days. .Which with a mixture of waste tires makes the compressive strength decrease from normal concrete which has a compressive strength of 251.67 kg/cm² at the age of 28 days. But the compressive strength of normal concrete increases from the planned concrete quality, namely K-250 to 251.67 kg/cm². Keywords : compressive strength, coarse aggregate, interlocking, waste rubber tires.
TINJAUAN PERENCANAAN PERKERASAN LENTUR JALAN SIMPANG PASAR PARIAMAN SAMPAI DENGAN SIMPANG KELING KOTA PARIAMAN Mhd Rijal Qadafi; Helga Yermadona; Ana Susanti Yusman
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.752 KB)

Abstract

The road is a very important factor for the community in carrying out their daily activities. Therefore, roads are very important and useful for the community, so the government is currently intensively building roads for the province of West Sumatra. starting from local roads, collector roads, arterial roads, which are being planned by regional heads or the government to fulfill economic activities and improve the quality of the economy in Indonesia. On the existing roads, there are still many holes in the road and the collapsed shoulder of the road and therefore the regional head is planning to open a new road between Pasar Pariaman Intersection to Keling Intersection, 931 meters long STA and 7.2 to 7 wide, 5 meters which will be planned for the life of the road for the next 20 years, and a solution is obtained that will facilitate and improve all transportation in the area. Calculating the thickness of the pavement at the Pariaman Intersection to the Kampung Keling Intersection with a length of 931 meters using the Component Analysis method and AASTHO 1993. And from the two methods which have a design life of 20 years, it can be obtained that the thickness of the layer calculated meets the requirements of the plan, namely D1 (Laston) = 7.5 cm D2 = 20 cm and D3 = 28 cm, while for the 1993 AASTHO method the calculated layer thickness is D1 = 12 cm D2 = 14 cm and D3 = 36 cm.Keywords: Thickness of road pavement, AASTHO 1993, Component Analysis
PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH RETAINING WALL DAM KATAPIANG JORONG BINU NAGARI KAMANG HILIA KECAMATAN KAMANG MAGEK Zulfendri Zulfendri; Deddy Kurniawan; Ana Susanti Yusman
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 1 (2022): Vol. 2 No. 1 Jilid 1 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.279 KB)

Abstract

Tanah merupakan lapisan permukaan bumi yang sangat dinamis, perubahannya dipengaruhi oleh air, udara dan pergeseran lempeng bumi. Salah satu akibat dari perubahan  itu adalah adanya lereng. Lereng adalah permukaan bumi yang membentuk sudut kemiringan tertentu dengan bidang horizontal. Untuk menjaga kestabilan lereng tersebut maka dibuatlah dinding penahan tanah. Dinding penahan tanah merupakan komponen struktur bangunan penting untuk jalan dan bangunan lingkungan lainnya yang berhubungan dengan tanah yang memiliki elevasi berbeda. Penelitian ini membahas tentang “Dinding Penahan Tanah pada Jalan Katapiang, Kecamatan Kamang Hilia” sebagai bentuk dari penanganan bencana tanah longsor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kestabilan lereng, merencanakan dimensi dari dinding penahan tanah yang dapat memikul beban rencana, menghitung stabilitas/faktor keamanan terhadap guling, geser dan daya dukung tanah. Metode yang digunakan dalam perhitungan stabilitas  lereng adalah metode observasi dan metode dokumentasi yang menghasilkan factor aman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi dari dinding penahan tanah tipe kantilever yaitu H = 5  m, B = 2,5 m, tinggi df = 1,5 m, lebar kepala = 0,5 m. Dengan dimensi tersebut maka didapatkan nilai faktor keamanan dinding penahan tanah terhadap stabilitas guling = 4,69, stabilitas geser = 4,18, dan daya dukung tanah = 5,84. Kata kunci: Dinding Penahan Tanah, Gaya Guling, Gaya Geser, Daya Dukung Tanah.
TINJAUAN PERENCANAAN DRAINASE JALAN RAYA SIMPANG EMPAT – AIR BALAM KABUPATEN PASAMAN BARAT Ronal Afrian; Masril Masril; Ana Susanti Yusman
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 3 (2022): Vol. 1 No. 3 Jilid 2 Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.461 KB)

Abstract

The problem of flooding or inundation often occurs on Indonesian roads, including on the Simpang Empat-Air Balam road, West Pasaman Regency. So that it annoys road users and causes damage to the pavement. Stagnant caused by a drainage system that is not optimal due to sedimentation in the curb inlet and in the side channel. So to find out how the drainage system is performing, a hydrological analysis is carried out to calculate the design discharge for a period of 10 years according to the drainage area and typology of the district and then compared with the discharge of the existing channel and culvert. The results of the comparison of the planned discharge and the existing discharge indicate that the side channel cannot accommodate the design discharge, so it is necessary to redesign the dimensions of the side and culvert. Keywords: hydrological analysis, design discharge, side dimension re-planning 
TINJAUAN ANGGARAN BIAYA PEMBANGUNAN LABOR SMP NEGERI 3 BUKITTINGGI MENGGUNAKAN SOFTWARE TEKLA STRUCTURE Rahmat Azari; Deddy Kurniawan; Ana Susanti Yusman
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 1 (2022): Vol. 2 No. 1 Jilid 2 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.263 KB)

Abstract

Keberadaan BIM bisa mengganti proses konstruksi konvensional dimana kerap terjalin konflik ataupun kesalah pahaman antar stakeholder, sebab alur data yang kurang jelas serta data tidak tercatat dengan baik. Hal ini diperkuat dengan Peraturan Menteri PUPR No. 28 tahun 2018 yang berisi menerapkan tahap rencana sampai konstruksi memakai metode BIM. Tujuan penelitian adalah untuk meninjau perhitungan anggaran biaya struktur atas pembangunan Labor SMP Negeri 3 Bukittinggi menggunakan metode BIM memakai aplikasi tekla structure dan metode konvensional. Penelitian dilaksanakan pada Labor SMP Negeri 3 Bukittinggi yang terdiri dari 2 lantai, meliputi elemen sloof, kolom, balok dan pelat lantai. Dari hasil penelitian diperoleh total anggaran biaya dengan metode BIM aplikasi tekla structure sebesar Rp. 659.386.170., Sedangkan total anggaran biaya dengan metode konvensional sebesar Rp. 658.557.623. Total selisih anggaran biaya sebesar Rp. 828.547 atau sebesar 0,13% terhadap rencana anggaran biaya metode konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa dari hasil perbandingan yang di buat dari kedua metode tersebut, Perbedaan tejadi bisa di sebabkan karena pada metode  konvensional di cari dengan cara manual, seperti menghitung volumenya di cari manual  terlebih dahulu dengan bantuan  microsoft excel  dan  autocad  yang memakan  waktu  yang  cukup lama. Sedangkan  Menggunakan  aplikasi  tekla structure pemodelan dan data saling terintegrasi yang membuat waktu pengerjaan lebih cepat serta dapat mengurangi  kesalahan  human error  ataupun  salah  penginputan data.Kata kunci: BIM, RAB, Tekla Structure 
EFISIENSI SALURAN SKUNDER IRIGASI SAWAH LABUAH KOTA PADANG PANJANG Ryan Azhari; Surya Eka Priana; Ana Susanti Yusman
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.819 KB)

Abstract

ABSTRAKSaluran irigasi Sawah Labuah merupakan infrastruktur pengairan Daerah Kecamatan Gantiang, Kota Padang Panjang yang mempunyai luas potensial pengairan sebesar 8,954 Ha. Irigasi berfungsi untuk mengalirkan air dari bangunan bagi ke saluran sekunder , lalu ke saluran tersier dan ke petak sawah menuju petak sawah. Tujuan utama penelitian ini dilakukan untuk menganalisa debit minimal dan maksimal irigasi sawah labuah terhadap daya tampung debit saluran di irigasi Sawah Labuah. Perhitungan untuk mengukur debit Q minimal Harus besar dari Q maksimal dibutuhkan data curah hujan yang nantinya untuk perhitungan existing dimensi saluran sekunder dipakai metode distribusi Rasional, Haspers dan analisa gumbel. hasilnya diperoleh untuk analisa debit saluran sekunder S1, S4, S6, S7 sudah memenuhi syarat karena sesuai karena Q > Q Max ,jadi saluran bisa dipergunakan dengan baik, sedangkan untuk saluran sekunder S2, S3, S4 tidak memenuhi syarat karena Q < Q Max , untuk itu saluran tidak bisa dipergunakan dengan baik karena daya tampung saluran tidak memuhi syarat. Di sebabkan faktor akibat tumpukan sedimen dan sampah yang mengurangi luas daerah pengaliran di saluran.Kata Kunci : Analisa ,Q min , Q max , Existing , Tampung
TINJAUAN ULANG PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG SMP MUHAMMADIYAH KOTA PAYAKUMBUH Muhammad Anshar; Masril Masril; Ana Susanti Yusman
Ensiklopedia Social Review Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 No 3 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/esr.v3i2.811

Abstract

Perencanaan ulang gedung SMP Muhammadiyah Kota Payakumbuh bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Hal ini dapat dilihat dari jumlah anak didk yang terus meningkat sehingga membutuhkan fasilitas dan sarana penunjang kegiatan belajar –mengajar yang nyaman ,serta nyman bagi para murid dan tenaga pengajar sangat dibutuhkan. Penulis membuat perencanaan ulang gedung SMP Muhammadiysh Kota Payakumbuhuntuk memenuhi aspek-aspek tersebut. Pembangunan gedung bertingkat merupakan salah satu cara untuk memenuhi sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis struktur inilah maka didapatkan penulangan struktur berdasarkan analisis penulis. Hasil yang didapat material yang digunakan baja fy = 400 Mpa dan mutu beton fc` = 24,9 Mpa. Untuk penulangan pelat lantai dipakai tulangan untuk arah x = Ø10 – 150 sedangkan arah y = Ø10 – 100. Perencanaan kolom memakai mutu baja fy = 400 Mpa dan mutu beton  fc`= 24,9 Mpa dengan ukuran untuk kolom 1 40 cm x 40 cm diakai tulangan 8D13, dan untuk kolom 2 35 cm x 35 cm dipakai tulangan 8D13 . Sedangkan perencaan balok menggunakan mutu baja fy = 400 Mpa dan mutu beton fc` = 24,9 Mpa dengan ukuran untuk balok induk 35 cm x 25 cm dan balok anak 30 cm x 20 cm.Kata Kunci: Struktur, Gedung, Penulangan
Mitigation of Consumptive Behavior through Financial Literacy and Saving Culture for Vocational High School Students Indri Dithisari; Marlya Fatira AK; Ummanah; Ana Susanti Yusman; Chairunnisa Nur Fitriani; Ganda Permana
CSR International Journal Vol. 4 No. 1: December 2024
Publisher : ALTSA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35307/csrij.v4i1.48

Abstract

PMKM Education on financial literacy and saving culture at the State Vocational High School (SMK) 7 Medan, Sitirejo II Village, Medan Amplas District, Medan City, North Sumatra, Aims to provide an understanding of Financial Literacy in daily life, the importance of saving culture for future financial planning, Overcoming excessive consumptive behavior. The school has never received education related to this material from any party. In order to run PMKM activities smoothly, the service team carried out data collection techniques by interviewing the State Vocational High School (SMK) 7 Medan, which was given by finding knowledge transfer through the Educational Seminar on Financial Literacy Education and Saving Culture. The cost of implementing PMKM activities is needed in the amount of Rp. 1,917,000.00 (One et al. Hundred and Seventeen Thousand Rupiah) and a certificate from Bank Sumut Syariah. This educational activity has shaped students' knowledge and skills about financial literacy, consumptive behavior, and saving culture until an average of 87.55% after service implementation is evidenced by a perfect understanding with a score of 100, increasing to 112 people (56%). However, the lack of educational programs that specifically discuss financial literacy, which also supports students in personal financial management and the prevention of financial problems, is a challenge that needs to be overcome. Through this activity, a joint commitment was formed between PT Bank Sumut Syariah and SMK Negeri 7 Medan to assist the student saving culture program, which is carried out regularly and form student knowledge and awareness to save and reactivate the habit of saving more broadly, creating awareness among SMK students about shared responsibility in maintaining discipline and financial responsibility