Yulizar Abidarda
Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Guru Kelas Atas Dalam Membina Kemandirian Belajar Peserta Didik Di SD Negeri Surgi Mufti 5 Banjarmasin: Penelitian Yulizar Abidarda; M. Eka Prasetia; Farial
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6085

Abstract

Peran guru kelas dibutuhkan dalam membentuk salah satu aspek kepribadian yang penting bagi siswa yaitu kemandirian. Kemandirian adalah keinginan seseorang untuk melakukan segala sesuatu secara mandiri. Ada banyak jenis kemandirian yang kita ketahui salah satunya ialah kemandirian belajar. Kemandirian belajar bisa dibentuk melalui pembiasaan perilaku yang diterapkan disekolah dan di rumah. Salah satu pembiasaan yang dilakukan disekolah dan di rumah adalah bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi kemandirian belajar siswa, peran guru kelas atas dalam membina kemandirian belajar, serta hambatan yang dihadapi guru di SD Negeri Surgi Mufti 5 Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara dan observasi,. Informan penelitian adalah 6 orang guru kelas atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian belajar siswa masih beragam: siswa kelas IV cenderung bergantung pada guru maupun teman, siswa kelas V mulai menunjukkan variasi antara mandiri dan pasif, sedangkan siswa kelas VI sebagian sudah sadar pentingnya belajar mandiri tetapi belum konsisten. Guru berperan sebagai pendidik, motivator, pembimbing, dan teladan dalam membina kemandirian siswa. Hambatan utama berasal dari faktor internal (kurang motivasi dan percaya diri), eksternal (dukungan orang tua minim, sarana belajar terbatas), dan lingkungan (pengaruh teman sebaya). Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pembelajaran aktif, pembiasaan belajar mandiri, serta sinergi antara sekolah dan orang tua.
EFEKTIVITAS PEMBACAAN KITAB MINAHUS SANIYAH TERHADAP TINGKAT SELF ESTEEM PADA KOMUNITAS PENGAJIAN Siti Umairoh; Eka Sri Handayani; Yulizar Abidarda
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 11 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i11.1201-1209

Abstract

Self esteem adalah evaluasi seseorang terhadap diri mereka sendiri, baik secara positif maupun negatif, serta tingkat penerimaan dan penghargaan terhadap diri mereka sendiri. Temuan peneliti adanya jemaah yang merasa  lebih rendah diri dan merasa kurang sempurna agamanya daripada jemaah lain. Jika tertinggal tidak ikut pengajian ada perasaan kurang lengkap karena tidak menuntut ilmu agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembacaan Minahus Saniyah pada ibu-ibu di komunitas pengajian X, Kecamatan Gambut, dapat meningkatkan rasa self esteem mereka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimental bentuk one group pre-test post-test. Sampel berjumlah 20 subjek ibu-ibu pengajian X berumur 25-50 tahun, dan telah mengikuti pengajian ini selama 1 sampai 3 tahun. Teknik analisis data menggunakan uji T. Berdasarkan hasil penelitian hasil posttest mengalami peningkatan sebesar 77% dibandingkan hasil pretest sebesar 66%. Kemudian hasil uji T didapat nilai sig sebesar 0,000 0,05. Dengan demikian, Ha diterima dan Ho ditolak. Maka pembacaan Kitab Minahus Saniyah efektif atau mampu meningkatkan self esteem pada komunitas pengajian X di Kecamatan Gambut.