Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Uang Beredar dan Suku Bunga terhadap Inflasi di Indonesia: Penelitian Darni br Nduru; Dores Helen Siboro; Eva Debora Hutagalung; Roulina Destini Purba
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah uang beredar dan suku bunga terhadap tingkat inflasi di Indonesia. Fenomena fluktuasi inflasi yang tidak stabil di tengah tren peningkatan jumlah uang beredar (M2) menjadi latar belakang utama dilakukannya kajian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang dianalisis merupakan data sekunder berupa data runtun waktu (time series) periode 2018–2023 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode 2018–2023, perkembangan jumlah uang beredar cenderung meningkat, sedangkan inflasi dan suku bunga menunjukkan pergerakan yang berfluktuasi. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa hubungan antara jumlah uang beredar dan suku bunga terhadap inflasi bersifat dinamis dan tidak selalu linear. Pada periode tertentu seperti tahun 2019–2021, peningkatan jumlah uang beredar justru diikuti oleh penurunan inflasi yang disebabkan oleh faktor rendahnya daya beli masyarakat selama pandemi. Sebaliknya, pada tahun 2022, kenaikan jumlah uang beredar dan suku bunga berbanding lurus dengan lonjakan inflasi akibat peningkatan permintaan agregat dan gangguan rantai pasok global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas kebijakan moneter dalam mengendalikan inflasi sangat bergantung pada kondisi ekonomi riil dan faktor eksternal.
Tantangan Etika Penggunaan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Perspektif Politik Pendidikan Islam di Era Transformasi Digital Dores Helen Siboro; Sani Susanti; Darni Br Nduru; Roulina Destini Purba; Eva Debora Hutagalung
Journal Innovation In Education Vol. 4 No. 2 (2026): Juni: Journal Innovation in Education (INOVED)
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/inoved.v4i2.3746

Abstract

The advancement of artificial intelligence (AI) in education has significantly transformed the educational process, particularly in Islamic Religious Education (PAI). While AI facilitates the acquisition of information and the creation of educational materials, it also presents ethical issues such as dependence on technology, the spread of religious misinformation, and the possibility of academic plagiarism. The purpose of this scientific study is to investigate the political perspectives of Islamic education in the era of digital change as well as the ethical issues surrounding the use of AI in teaching Islamic Religious Education (PAI). This study employed a literature review strategy along with a qualitative approach. Information on the application of AI in Islamic education was gathered from various scientific publications, journal articles, and papers. According to the research findings, artificial intelligence (AI) has the potential to improve the teaching of Islamic Religious Education (PAI), but to remain in line with Islamic moral and spiritual principles, AI must be regulated and supervised. Thus, it is crucial to improve digital literacy and educational strategies that combine technology with student character development in the digital age.