Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Santri di Lingkungan Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon Melalui Pelatihan Pembuatan Minyak Angin Aromaterapi Berbasis VCO Siti Nur Hikmah; Yusuf Anggoro Mukti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i2.1042

Abstract

Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, salah satunya kelapa yang dapat diolah menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) dengan berbagai manfaat kesehatan. Pemanfaatan VCO sebagai bahan dasar minyak angin aromaterapi memiliki potensi besar baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. Namun, keterampilan santri dalam pengolahan produk berbasis bahan alam masih terbatas. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri di Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon melalui pelatihan pembuatan minyak angin aromaterapi berbasis VCO. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan pendampingan. Pada tahap persiapan dilakukan penyusunan materi, penyiapan alat dan bahan, serta penentuan formula produk. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui pemberian materi mengenai pembuatan dan penggunaan aromaterapi, dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik langsung oleh peserta dalam kelompok kecil. Peserta juga dilatih dalam proses formulasi, pencampuran bahan seperti menthol, camphor, VCO, dan minyak gondopuro, serta teknik pelabelan produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berjalan dengan baik dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan santri dalam pembuatan minyak angin aromaterapi berbasis VCO, serta meningkatnya motivasi untuk mengembangkan produk sebagai peluang usaha mandiri. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas santri baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun potensi kewirausahaan berbasis produk herbal.
Formulasi Sediaan Salep Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Guajava Linn.) Untuk Pengobatan Luka Bakar Dengan Konsentrasi Basis Hidrokarbon Siti Nur Hikmah; Yusuf Anggoro Mukti; Blegoh Iwan Santoso
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1038

Abstract

Pendahuluan: Tanaman Psidium guajava Linn. atau jambu biji merupakan tanaman obat yang berpotensi sebagai terapi luka bakar. Ekstrak etanol daun jambu biji diketahui mampu mempercepat proses penyembuhan luka melalui aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan salep ekstrak etanol daun jambu biji dengan variasi konsentrasi basis hidrokarbon serta mengevaluasi karakteristik fisiknya. Metode: Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%, kemudian diuapkan hingga diperoleh ekstrak kental. Salep diformulasikan dalam tiga variasi basis hidrokarbon yaitu 30%, 35%, dan 40%. Evaluasi meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, dan daya lekat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formulasi berbentuk semipadat, berwarna hijau, berbau khas daun jambu biji, serta homogen. Nilai pH berturut-turut sebesar 5,60; 5,93; dan 5,88 masih berada dalam rentang pH kulit. Daya sebar masing-masing sebesar 5,35 cm; 5,39 cm; dan 5,42 cm, sedangkan daya lekat masing-masing sebesar 5,47 detik; 6,12 detik; dan 6,25 detik. Simpulan: Berdasarkan hasil tersebut, seluruh formulasi memenuhi persyaratan sediaan topikal dan berpotensi digunakan sebagai terapi luka bakar.
Edukasi Penggunaan Obat Rasional dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis pada Kegiatan World Pharmacist Day di Kabupaten Bario Kuala Siti Nur Hikmah; Yusuf Anggoro Mukti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.948

Abstract

World Pharmacist Day (WPD) merupakan momentum penting untuk meningkatkan pesan apoteker dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Permasalahan yang masih sering di jumpai di masyarakat adalah rendahnya pemahaman mengenai penggunaan obat yang rasional, seperti ketidakpatuhan terhadap aturan pakai obat, penggunaan obat tanpa resep, serta kurangnya pengetahuan mengenai efek samping dan interaksi obat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penggunaan obat yang benar serta memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 28 September 2025 di Klinik Utama Setara, Kabupaten Barito Kuala, bekerja sama dengan PC IAI Kabupaten Barito Kuala. Metode pelaksanaan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, pemberian pengobatan gratis sesuai indikasi, serta edukasi langsung terkait penggunaan obat rasional oleh Apoteker. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi dan partisipasi aktif dalam sesi edukasi. Masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai aturan pakai obat, pentingnya kepatuhan terpai, serta risiko penggunaan obat yang tidak rasional. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat serta memperkuat peran apoteker dalam pelayanan kefarmasian berbasis komunitas.
Penanganan Obat Look Alike Sound Alike (LASA) dalam Praktik Kefarmasian: Tinjauan Literatur Naratif: PENANGANAN OBAT LOOK-ALIKE SOUND-ALIKE (LASA) DALAM PRAKTIK KEFARMASIAN: TINJAUAN LITERATUR NARATIF Muhammad Zaini; Nazhipah Isnani; Siti Nur Hikmah; Muliyani Muliyani
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52674/jkikt.v7i2.304

Abstract

Medication errors remain a sndaignificant challenge in efforts to improve patient safety, one of which is triggered by the use of Look Alike Sound Alike (LASA) medications. LASA drugs share similarities in naming, pronunciation, or packaging appearance, thereby increasing the risk of errors during prescribing, preparation, and administration stages. This article aims to review the literature addressing the concept, impact, and management strategies of LASA medications in pharmacy practice from a pharmaceutical management perspective. The research method employed was a narrative literature review of scientific articles published within the last five years and sourced from the Scopus and PubMed databases. The findings indicate that optimal management of LASA medications requires a systematic approach through risk management policies, implementation of standard operating procedures, utilization of health information technology, and strengthening the role of pharmacists within the healthcare system. However, empirical studies examining the effectiveness of LASA policy implementation in healthcare facilities in Indonesia remain limited. Therefore, the development of contextual and sustainable LASA management models is needed to support the enhancement of patient safety.