Fatmawati Putri Astuti
Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Jenis dan Teknik Evaluasi Asesmen Pembelajaran Berbasis Digital : Penelitian Fatmawati Putri Astuti; Mika Edison
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6193

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah menghasilkan transformasi penting di dalam bidang pendidikan, terutama dalam hal evaluasi dan penilaian pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan teknik evaluasi serta asesmen pembelajaran berbasis digital dengan menggunakan pendekatan studi literature review. Metode yang diterapkan yaitu penelitian kualitatif jenis literature review yang memakai 20 artikel jurnal ilmiah. Temuan riset menunjukkan bahwa penilaian pembelajaran yang menggunakan reknologi digital meliputi asesmen diagnostik, formatif, sumatif, dan autentik, dengan teknik yang beragam seperti tes online, portfolio digital, penilaian proyek digital, serta peer assessment digital. Evaluasi digital terbukti mampu meningkatkan efisiensi, objektivitas, serta keterlibatan peserta didik dalam proses belajar. Tetapi penerapannya tetap menghadapi banyak persoalan, contoh kurangnya fasilitas, tingkat pengetahuan digital yang rendah, serta potensi kecurangan akademik. Dari hal tersebut, dibutuhkan cara yang ekstensif dalam memaksimalkan penerapan evaluasi pembelajaran berbasis digital agar dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Peran Guru Dalam Membangun Branding Melalui Program Unggulan 'Pagi Ceria' Untuk Meningkatkan Minat Peserta Didik Baru Di Tengah Kebijakan Regrouping (Sudi Kasus Di SD Negeri 1 Bendan) Fatmawati Putri Astuti; Hery Setiyatna
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2403

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kebijakan regrouping sekolah dasar negeri di Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, yang mengancam keberlangsungan beberapa sekolah karena rendahnya jumlah peserta didik baru, namun di tengah situasi tersebut SD Negeri 1 Bendan justru berhasil mempertahankan eksistensinya dengan jumlah peserta didik tertinggi (161 siswa) dibandingkan sekolah negeri lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding sekolah yang berbasis pada peran guru dan program unggulan "Pagi Ceria" dalam meningkatkan minat peserta didik baru di SD Negeri 1 Bendan serta mendeskripsikan faktor-faktor pendukung keberhasilannya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal, di mana data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan SD Negeri 1 Bendan ditopang oleh tiga pilar utama yaitu (1) profesionalitas dan kedisiplinan guru yang tercermin dari kehadiran tepat waktu serta penutupan gerbang pukul 07.00 WIB; (2) budaya kekeluargaan dan kolaborasi antara guru junior yang ahli teknologi dengan guru senior yang kaya pengalaman; serta (3) program unggulan "Pagi Ceria" yang terstruktur setiap hari (upacara, literasi numerasi, kegiatan keagamaan, pentas seni, senam, permainan tradisional, kebersihan lingkungan, pramuka) yang didokumentasikan dan dipublikasikan melalui media sosial Instagram dan TikTok. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi branding sekolah yang efektif di era persaingan dan kebijakan regrouping tidak hanya mengandalkan program unggulan semata, melainkan juga membutuhkan fondasi profesionalitas guru, kedisiplinan kolektif, modal sosial berupa kolaborasi internal, serta pemanfaatan media sosial sebagai instrumen publikasi dan pembangunan citra positif sekolah.