Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Ternak Kambing Zero waste Berbasis Integrasi Agribisnis Terpadu pada Kegiatan Pemberdayaan Kelompok Ternak Rakyat Abdul Azis Ambar; Hamsah Hamsah; Syarif Syarif; Nurul Fitri Ramadhani
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.251

Abstract

Penelitian ini mengkaji sistem ternak kambing zero waste berbasis integrasi agribisnis terpadu pada kelompok ternak rakyat di Kabupaten Polewali Mandar. Tujuan penelitian adalah menganalisis integrasi antarsubsistem agribisnis, pemanfaatan limbah ternak, serta kontribusinya terhadap efisiensi dan keberlanjutan usaha peternakan rakyat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ternak kambing masih didominasi sistem produksi skala rumah tangga dengan pola linear, di mana limbah belum dimanfaatkan optimal. Kepemilikan ternak berkisar 5–15 ekor per peternak dengan produksi kotoran hewan (KOHE) padat dan urin yang cukup signifikan. Sebagian peternak telah mengolah limbah menjadi pupuk organik padat melalui fermentasi 21–30 hari dan pupuk cair (bio urine) sekitar 14 hari, untuk kebutuhan pertanian sendiri dan sebagian kecil dipasarkan terbatas. Integrasi peternakan dan pertanian terjadi secara sederhana melalui pemanfaatan limbah sebagai input usaha tani dan hasil pertanian sebagai pakan ternak, namun masih bersifat informal tanpa kelembagaan kuat. Kondisi ini menunjukkan transisi menuju sistem agribisnis zero waste yang belum terstruktur optimal. Kesimpulan penelitian menunjukkan potensi peningkatan efisiensi, nilai tambah ekonomi, dan keberlanjutan usaha, dengan keterbatasan pada kapasitas peternak, sarana pengolahan, dan kelembagaan kelompok.
Analisis Disparitas Harga Gula Merah Kelapa di Kecamatan Matakali, Polewali Mandar Syarif Syarif; Andi Sitti Halimah
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.24278

Abstract

Disparitas harga pada pemasaran gula merah kelapa merupakan permasalahan utama yang memengaruhi pendapatan produsen dan kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis disparitas harga, margin pemasaran, dan farmer’s share gula merah kelapa di Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Data primer dan sekunder dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada responden yang terlibat dalam rantai pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga di tingkat produsen adalah Rp14.000/kg, sedangkan harga di tingkat konsumen akhir mencapai Rp25.000/kg, sehingga terjadi disparitas harga sebesar Rp11.000/kg. Margin pemasaran terbesar ditemukan pada tingkat pedagang pengecer, yakni sebesar Rp7.000/kg. Nilai farmer’s share sebesar 56% menunjukkan bahwa bagian harga yang diterima produsen masih relatif rendah dibandingkan harga konsumen akhir. Tingginya disparitas ini dipengaruhi oleh panjangnya saluran distribusi dan dominasi pedagang perantara, yang mengindikasikan bahwa sistem pemasaran belum efisien dan distribusi keuntungan belum merata. Diperlukan upaya penguatan kelembagaan produsen untuk memperpendek saluran pemasaran dan meningkatkan posisi tawar petani.