p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal Creativity
Sonia Isna Suratin
Universitas KH. Abdul Wahab Khasbullah Tambakberas Jombang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA CHAT GPT: TANTANGAN DAN PELUANG DALAM TRANSFORMASI PEMBELAJARAN DIGITAL Didin Sirojudin; Sonia Isna Suratin; Muhimatul Falasifah; Nabilla Qurrota; Tengku Rajendra; Naurella Saphira
Jurnal Creativity Vol 4 No 1 (2026): Journal Creativity
Publisher : MA. Mambaul Ulum Bata-Bata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62288/pgwwvf04

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis posisi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di tengah disrupsi teknologi Generative AI, khususnya ChatGPT. Menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka (library research), penelitian ini mengkaji sumber primer dan sekunder terkini. Temuan menunjukkan ChatGPT merupakan “pedang bermata dua”. Di satu sisi ia mengancam otoritas dan peran tradisional guru PAI karena kemampuannya memberikan jawaban instan yang berpotensi mendangkalkan pemahaman spiritual serta memutus sanad ilmu. Di sisi lain, ChatGPT menawarkan peluang besar untuk personalisasi pembelajaran, efisiensi administrasi, serta inovasi metode dakwah. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa guru PAI tidak akan tergantikan selama bertransformasi dari sekadar mu’allim menjadi murabbi dan mursyid yang memberikan sentuhan adab, keteladanan, dan nilai-nilai Islam yang tidak dimiliki algoritma. Integrasi AI dengan prinsip maqasid syariah dan etika Islam menjadi kunci keberhasilan pendidikan agama di era digital.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SISWA DI ERA DIGITAL Didin Sirojudin; Sonia Isna Suratin; Anggun Shovi Aprilya; Dewi Nur Fitri; Atiyatul Fuada; Nashikhatul Khusniyah
Jurnal Creativity Vol 4 No 1 (2026): Journal Creativity
Publisher : MA. Mambaul Ulum Bata-Bata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62288/v4w0p849

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital memberikan dampak signifikan terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam pembentukan karakter religius peserta didik. Kemudahan akses informasi di satu sisi mendukung proses pembelajaran, namun di sisi lain juga berpotensi menimbulkan penurunan nilai moral akibat paparan konten negatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter religius siswa di era digital serta strategi yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan pendidikan karakter. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research). Data dikumpulkan melalui berbagai sumber literatur seperti jurnal ilmiah, buku, dan artikel penelitian yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis sebagai teladan, pembimbing, fasilitator, motivator, serta sebagai filter dalam menyaring informasi digital. Selain itu, guru PAI juga perlu menerapkan berbagai strategi inovatif, seperti integrasi teknologi dalam pembelajaran, penguatan literasi digital berbasis nilai Islam, pembelajaran kontekstual, serta pembiasaan perilaku religius. Pembentukan karakter religius siswa tidak hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi juga memerlukan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan demikian, diperlukan pendekatan pendidikan yang holistik, adaptif, dan berbasis nilai untuk menghasilkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kuat di era digital.
INTEGRASI NILAI – NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DISEKOLAH Didin Sirojudin; Sonia Isna Suratin; Butturin Iswati; Hafizah Nur Fadilah; Mutia Pratiwi; Yuliana Yuliana
Jurnal Creativity Vol 4 No 1 (2026): Journal Creativity
Publisher : MA. Mambaul Ulum Bata-Bata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62288/wk3gsj84

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana peran pendidikan Islam dalam membentuk moral siswa di dalam kelas. Tujuannya adalah untuk pengembangan karakter positif siswa ditengah penurunan moral yang terjadi di masyarakat kita saat ini. Menemukan cara baru untuk menggunakan ide-ide pendidikan Islam untuk mengembangkan karakter siswa di dalam kelas sehingga mereka dapat menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari adalah tujuan utama dari penelitian ini. Data dikumpulkan dan dianalisis dari berbagai sumber teks dalam studi ini menggunakan proses tinjauan pustaka sistematis. Buku referensi pendidikan karakter dan publikasi lain yang membahas pendidikan karakter adalah sumber dokumentasi yang digunakan. Sumber-sumber materi ini termasuk buku, jurnal, makalah, dan karya ilmiah lainnya yang berkaitan dengan pengajaran agama dan pengembangan karakter siswa. Persoalan yang muncul saat mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan Islam juga diungkapkan oleh studi ini. Namun, nilai-nilai Islam dalam pendidikan memiliki kekuatan untuk membentuk dan memperkuat karakter siswa serta mempersiapkan mereka menghadapi dilema moral di dunia modern jika diterapkan dengan benar. Dengan menyajikan saran untuk guru dan pejabat pendidikan serta wawasan tentang bagaimana prinsip-prinsip Islam dapat diintegrasikan ke dalam pengembangan karakter siswa, penelitian ini mengutamakan bidang pendidikan agama Islam.
STUDI POLA ASUH ISLAMI DALAM MENGHADAPI TEKANAN EKONOMI: TINJAUAN KISAH LUQMAN AL-HAKIM Didin Sirojudin; Sonia Isna Suratin; Aisyah Fatmawati; Chafifah Amiqsya Yusuf; Rismalia Dwi Vinanti; Faliqul Ishbah
Jurnal Creativity Vol 4 No 1 (2026): Journal Creativity
Publisher : MA. Mambaul Ulum Bata-Bata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62288/wvkw0926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola asuh Islami dalam menghadapi tekanan ekonomi dengan meninjau kisah Luqman Al-Hakim sebagaimana terdapat dalam Al-Qur’an surah Luqman ayat 13–19. Pola asuh Islami dipandang sebagai strategi adaptif yang mampu menjaga ketahanan keluarga meskipun berada dalam keterbatasan finansial. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan memanfaatkan sumber primer berupa tafsir Al-Mishbah dan Al-Maraghi, serta sumber sekunder berupa artikel, jurnal, dan karya ilmiah terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa Luqman Al-Hakim menekankan pendidikan aqidah, akhlak, ibadah, serta kesabaran sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Nilai-nilai tauhid, syukur, dan kesederhanaan menjadi penyangga terhadap tekanan ekonomi, sehingga anak tetap memiliki pegangan hidup yang kuat tanpa bergantung pada materi. Analisis kontekstual memperlihatkan bahwa pola asuh Islami relevan diterapkan dalam keluarga modern, karena mampu meningkatkan ketahanan emosional dan spiritual anak sekaligus menjaga keharmonisan keluarga. Dengan demikian, pola asuh Islami tidak hanya berfungsi sebagai metode pendidikan, tetapi juga sebagai solusi menghadapi tantangan ekonomi keluarga.