Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Perendaman Buah sebagai Bahan Tanam dalam Berbagai Zat Pengatur Tumbuh Alami dan Sintetik terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Awal Labu Siam (Sechium edule (Jacq.) Sw.) Choirul Umam; Syifa' Aisyatina; Baswarsiati Baswarsiati; Illiyien Sita Permadani; Nimas Safina Wulansari Haryanti; Rizki Nur Oktavia; M. Rikza Fiqih Yuliansyah; Yuni Nurfiana
Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 4 No. 2 (2026): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/tabela.v4i2.1905

Abstract

Labu siam (Sechium edule (Jacq.) Sw.) merupakan tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi, tetapi biji labu siam bersifat rekalsitran dan peka terhadap kehilangan air, sehingga viabilitasnya dapat menurun dengan cepat selama penyimpanan atau penanganan yang tidak sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perendaman buah sebagai bahan tanam dalam berbagai zat pengatur tumbuh (ZPT) terhadap perkecambahan dan pertumbuhan awal labu siam serta menentukan perlakuan terbaik. Penelitian dilaksanakan pada November–Desember 2024 di Desa Ledoksari, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) nonfaktorial dengan lima perlakuan dan lima ulangan, yaitu kontrol (A0), air kelapa muda 75% (A1), IAA 1,5 mL L⁻¹ (A2), PGPR 5 mL L⁻¹ (A3), dan ekstrak bawang merah 150 g L⁻¹ (A4). Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) taraf 5% dan diuji lanjut dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) apabila terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan ZPT berpengaruh nyata hanya terhadap panjang tunas pada umur 15 hari setelah tanam (HST), dengan perlakuan IAA 1,5 mL L⁻¹ menghasilkan panjang tunas tertinggi (6,2 cm). Parameter waktu tumbuh akar, panjang akar, waktu tumbuh tunas, dan luas daun tidak menunjukkan perbedaan nyata antarperlakuan. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas ZPT eksogen pada buah labu siam dalam kondisi penelitian ini cenderung terbatas dan hanya berpengaruh pada parameter pertumbuhan tertentu, sehingga diperlukan kajian lanjutan mengenai dosis, waktu aplikasi, dan metode perlakuan yang lebih optimal.
Pengaruh Berbagai Jenis Zat Pengatur Tumbuh Terhadap Pertumbuhan Awal Bibit Labu Siam (Sechium Edule (Jacq.) Sw.) Varietas Madusari 3 Ikhtiar Firman Sabilillah; Baswarsiati Baswarsiati; Devi Nur Fadilah; Algoni Nur Aulia; Yuni Nurfiana; Choirul Umam
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 10 No 1 (2026): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v10i1.8615

Abstract

Produksi labu siam (Sechium edule (Jacq.) Sw.) di Indonesia mengalami kecenderungan menurun dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu penyebab yang diduga berkontribusi terhadap penurunan tersebut adalah rendahnya kualitas bibit yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis zat pengatur tumbuh (ZPT) terhadap pertumbuhan awal bibit labu siam (Sechium edule (Jacq.) Sw.) varietas Madusari 3. Penelitian dilaksanakan di Dusun Ledoksari, Desa Tumpang, Kabupaten Malang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan lima perlakuan dan lima ulangan, yaitu kontrol (air), air kelapa 75%, auksin sintetis (IAA) 1,5 mL L⁻¹, PGPR 5 mL L⁻¹, dan ekstrak bawang merah 150 g L⁻¹. Parameter yang diamati meliputi waktu tumbuh tunas, panjang akar, panjang tunas, dan jumlah daun. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji DMRT 5% apabila terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai jenis ZPT tidak berpengaruh nyata terhadap waktu tumbuh tunas dan panjang akar bibit labu siam. Namun, perlakuan ZPT berpengaruh nyata terhadap panjang tunas pada 27 HSS serta jumlah daun pada 15 HSS. Perlakuan ekstrak bawang merah (F4) memberikan hasil terbaik pada parameter panjang tunas dan jumlah daun dibandingkan perlakuan lainnya, sedangkan perlakuan auksin sintetis (IAA) (F2) cenderung menunjukkan hasil terendah pada beberapa parameter pertumbuhan. Secara keseluruhan, ekstrak bawang merah berpotensi sebagai ZPT alami yang efektif dalam mendukung pertumbuhan awal bibit labu siam varietas Madusari 3.