Fadhly Ananta Dalimunthe
Politeknik Pembangunan Pertanian Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Semiotika Sosial Halliday Terhadap Pemberitaan Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Gratis di Media Digital Adibah; Najwa; Hotni Purba; Reynaldi Hutapea; Carmel Auta Sitepu; Fadhly Ananta Dalimunthe
Multatuli: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 01 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/multatuli.v2i01.9107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembingkaian media terhadap insiden keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan kerangka semiotika sosial M.A.K. Halliday. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji teks berita dari empat media daring: Tempo.co, Analisadaily.com, BBC News Indonesia, dan DetikNews yang diterbitkan antara September 2025 hingga Februari 2026. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi signifikan dalam strategi framing pada tiga dimensi wacana: medan, pelibat, dan mode wacana. Tempo.co berfokus pada manajemen krisis dan netralisasi isu negatif, sementara Analisadaily.com menonjolkan kelemahan sistemik birokrasi di tingkat lokal. BBC News Indonesia mengambil posisi humanis dengan menyuarakan pengalaman trauma korban, sedangkan DetikNews mempertahankan gaya pelaporan teknokratis yang faktual. Temuan ini mengindikasikan bahwa representasi media sangat dipengaruhi oleh kebijakan redaksional, mulai dari menjaga legitimasi program nasional hingga melakukan audit kritis terhadap keselamatan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pilihan bahasa dalam media daring berfungsi sebagai alat ideologis yang membentuk persepsi masyarakat terhadap kebijakan strategis nasional. 
Analisis Semiotika Sosial Halliday Terhadap Pemberitaan Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Gratis di Media Digital Adibah; Najwa; Hotni Purba; Reynaldi Hutapea; Carmel Auta Sitepu; Fadhly Ananta Dalimunthe
Multatuli: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 01 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/multatuli.v2i01.9107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembingkaian media terhadap insiden keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan kerangka semiotika sosial M.A.K. Halliday. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji teks berita dari empat media daring: Tempo.co, Analisadaily.com, BBC News Indonesia, dan DetikNews yang diterbitkan antara September 2025 hingga Februari 2026. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi signifikan dalam strategi framing pada tiga dimensi wacana: medan, pelibat, dan mode wacana. Tempo.co berfokus pada manajemen krisis dan netralisasi isu negatif, sementara Analisadaily.com menonjolkan kelemahan sistemik birokrasi di tingkat lokal. BBC News Indonesia mengambil posisi humanis dengan menyuarakan pengalaman trauma korban, sedangkan DetikNews mempertahankan gaya pelaporan teknokratis yang faktual. Temuan ini mengindikasikan bahwa representasi media sangat dipengaruhi oleh kebijakan redaksional, mulai dari menjaga legitimasi program nasional hingga melakukan audit kritis terhadap keselamatan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pilihan bahasa dalam media daring berfungsi sebagai alat ideologis yang membentuk persepsi masyarakat terhadap kebijakan strategis nasional.