Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembingkaian media terhadap insiden keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan kerangka semiotika sosial M.A.K. Halliday. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji teks berita dari empat media daring: Tempo.co, Analisadaily.com, BBC News Indonesia, dan DetikNews yang diterbitkan antara September 2025 hingga Februari 2026. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi signifikan dalam strategi framing pada tiga dimensi wacana: medan, pelibat, dan mode wacana. Tempo.co berfokus pada manajemen krisis dan netralisasi isu negatif, sementara Analisadaily.com menonjolkan kelemahan sistemik birokrasi di tingkat lokal. BBC News Indonesia mengambil posisi humanis dengan menyuarakan pengalaman trauma korban, sedangkan DetikNews mempertahankan gaya pelaporan teknokratis yang faktual. Temuan ini mengindikasikan bahwa representasi media sangat dipengaruhi oleh kebijakan redaksional, mulai dari menjaga legitimasi program nasional hingga melakukan audit kritis terhadap keselamatan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pilihan bahasa dalam media daring berfungsi sebagai alat ideologis yang membentuk persepsi masyarakat terhadap kebijakan strategis nasional.
Copyrights © 2026