Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Semiotika Sosial Halliday Terhadap Pemberitaan Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Gratis di Media Digital Adibah; Najwa; Hotni Purba; Reynaldi Hutapea; Carmel Auta Sitepu; Fadhly Ananta Dalimunthe
Multatuli: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 01 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/multatuli.v2i01.9107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembingkaian media terhadap insiden keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan kerangka semiotika sosial M.A.K. Halliday. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji teks berita dari empat media daring: Tempo.co, Analisadaily.com, BBC News Indonesia, dan DetikNews yang diterbitkan antara September 2025 hingga Februari 2026. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi signifikan dalam strategi framing pada tiga dimensi wacana: medan, pelibat, dan mode wacana. Tempo.co berfokus pada manajemen krisis dan netralisasi isu negatif, sementara Analisadaily.com menonjolkan kelemahan sistemik birokrasi di tingkat lokal. BBC News Indonesia mengambil posisi humanis dengan menyuarakan pengalaman trauma korban, sedangkan DetikNews mempertahankan gaya pelaporan teknokratis yang faktual. Temuan ini mengindikasikan bahwa representasi media sangat dipengaruhi oleh kebijakan redaksional, mulai dari menjaga legitimasi program nasional hingga melakukan audit kritis terhadap keselamatan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pilihan bahasa dalam media daring berfungsi sebagai alat ideologis yang membentuk persepsi masyarakat terhadap kebijakan strategis nasional. 
CENANA DAN TUBUH DALAM ARENA KUASA: KAJIAN FEMINISME SIMONE DE BEAUVOIR DALAM SASTRA BALI KONTEMPORER Reynaldi Hutapea; Najwa Fitri Sahira; Hotni Purba Tondang; Carmel Auta Sitepu; Syairal Fahmy Dalimunthe; Tomi Arianto
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2618

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana tubuh dan subjektivitas tokoh perempuan dalam cerita pendek Oka Rusmini “Cenana” dikonstruksi dan dilawan melalui lensa feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir. Dalam sistem patriarki Bali, tokoh Cenana digambarkan mengalami berbagai bentuk penindasan, seperti pernikahan paksa, kehamilan, dan objektivasi tubuh. Untuk menyelidiki narasi, deskripsi tubuh, dan dialog yang mengandung ketegangan gender, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis teks yang dikenal sebagai pembacaan cermat (close reading). Data dikumpulkan dari unsur-unsur naratif cerita pendek yang mengungkapkan konflik antara kesadaran individu tokoh perempuan dan peran yang dipaksakan secara sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa Cenana mengalami proses objektivasi yang menjadikannya “yang Lain” dalam struktur sosial. Di sisi lain, ia menunjukkan bentuk-bentuk perlawanan melalui kesadarannya akan tubuh dan identitasnya. Di dalam tubuhnya, dominasi tradisi dan patriarki secara simbolis dan internal ditantang.
Menganalisis Ketimpangan Sosial dan Gender dalam Cerpen Maria Karya Aa Navis Melalui Teori Gayatri Spivak Rosi Anita Sihombing; Reynaldi Hutapea; Yaszmin Putri Affandi
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Maret, Local Culture and Traditions
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/w6d78d83

Abstract

This study aims to examine the representation of the struggle of the main female character, Maria, in facing gender inequality through literary works. A descriptive approach and qualitative methods are used to analyze data in the form of words and sentences in short stories that raise the theme of feminism. The results of the study show that Maria is depicted as a strong woman who tries to prove that women can be independent without relying on men. Although her appearance is not striking, Maria has an attractive personality, mature thinking, firm principles, courage, and loyalty to her friends. Maria opposes the view that considers women as weak creatures and dares to fight against male dominance. In addition, she is depicted as a wife who is loyal to her husband.
Kesantunan Berbahasa dan Tindak Tutur dalam Layanan E-Commerce: Pendekatan Pragmatik Anisa Br Pelawi; Aulia Hasanah; Nehemia Diah Kristalia Sianturi; Riva Amanda; Reynaldi Hutapea
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): April-Juni, Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/srseth37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wujud tindak tutur, strategi kesantunan, dan implikatur yang digunakan dalam interaksi layanan daring, khususnya dalam kasus penipuan online di platform Facebook. Kajian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan landasan teori tindak tutur dari Searle (1969) dan teori kesantunan dari Leech (1983) serta Brown dan Levinson (1987). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik dokumentasi dan simak-catat terhadap data percakapan antara korban dan pelaku yang berpura-pura sebagai penjual serta petugas bea cukai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku dominan menggunakan tindak tutur direktif dan komisif untuk mengarahkan dan meyakinkan korban. Strategi kesantunan negatif dan maksim kesetujuan digunakan untuk menciptakan ilusi profesionalitas dan empati palsu. Selain itu, penggunaan implikatur dan bahasa tidak langsung berperan dalam membangun tekanan psikologis secara halus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa menjadi alat utama dalam menjalankan manipulasi komunikasi dalam penipuan daring
Mengungkap Mitos  Budaya: Guro-Guro Aron Imka di Unimed 2025 Melalui Lensa Semiotika Roland Barthes Anisa Br Pelawi; Aulia Hasanah; Nehemia Diah Kristalia Sianturi; Riva Amanda; Reynaldi Hutapea
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): April-Juni, Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/cfp14x67

Abstract

Penelitian ini membahas tradisi Guro-Guro Aron yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Karo di Universitas Negeri Medan (Unimed) dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Tradisi ini tidak hanya sebagai bentuk pelestarian budaya, tetapi juga sebagai sistem komunikasi simbolik yang merepresentasikan nilai, identitas, dan ideologi etnis Karo. Melalui analisis terhadap elemen-elemen seperti tarian Landek, pakaian adat, struktur marga, dan interaksi dalam acara Perkolong-kolong, penelitian ini mengungkap bahwa tradisi tersebut membangun mitos-mitos sosial yang menaturalisasi relasi adat dan struktur sosial tertentu. Data diperoleh melalui metode kualitatif berupa wawancara, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guro-Guro Aron memainkan peran penting dalam membentuk identitas kolektif mahasiswa Karo di tengah arus modernisasi, serta menjadi media ideologis yang mereproduksi nilai-nilai tradisional secara simbolik. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan institusional dan kesadaran kritis generasi muda dalam menjaga keberlanjutan dan makna budaya lokal