Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Pembelajaran Mendalam Melalui Small Group Discussion (SGD) Lilik Zakiya; Tri Nastiti Utami; Catur Litasari; Dwinita Rosnida Noor; Dhani Wiliantoro; Hery Cahyono
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Small Group Discussion (SGD) dalam mendukung pembelajaran mendalam serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Subjek penelitian adalah guru di Madrasah Aliyah Negeri 1 Magelang, MTs Miftahul Ulum Matesih Karanganyar, Madrasah Aliyah Negeri Sukoharjo. Informan penelitian ini adalah guru. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu penerapan SGD dilakukan melalui empat langkah utama, yaitu: (1) pembentukan kelompok dan penyajian masalah bermakna, yang mendorong peserta didik terlibat aktif dan menghadapi masalah kontekstual; (2) diskusi kolaboratif dan eksplorasi gagasan, untuk mengembangkan pemikiran kritis dan pertukaran ide antar peserta didik; (3) sintesis pengetahuan dan perumusan hasil diskusi, agar peserta didik dapat menyusun kesimpulan, peta konsep, atau produk belajar yang memperkuat pemahaman konseptual; dan (4) presentasi, refleksi, dan penguatan pembelajaran, yang memungkinkan peserta didik menerima umpan balik, melakukan refleksi, dan menginternalisasi pengetahuan secara berkelanjutan. Penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan yang mempengaruhi efektivitas SGD, yaitu: (1) partisipasi peserta didik yang tidak merata, sehingga pertukaran gagasan tidak optimal; (2) keterbatasan keterampilan berpikir kritis peserta didik, yang menyulitkan analisis masalah dan refleksi; (3) peran guru yang kurang optimal sebagai fasilitator, sehingga proses scaffolding tidak berjalan maksimal; dan (4) keterbatasan waktu dan pengelolaan kelas, yang membatasi pendalaman materi dan kualitas hasil diskusi. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan SGD sangat bergantung pada strategi guru dalam memfasilitasi diskusi dan upaya peserta didik untuk berpartisipasi aktif, sehingga pembelajaran mendalam dapat tercapai secara efektif.
Panduan Moral Generasi Digital: Membumikan Akhlak Pribadi dari Bait Syi’ir KH. Bisri Mustofa Zaid Munawar; Muhammad Yasin; Muhammad Fatchul Huda; Masyhuri Masyhuri; Hery Cahyono
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 11, No 2 (2026): Inpress
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sh.v11i2.5679

Abstract

This research is motivated by the widespread decline in morals and identity crises among the younger generation due to the negative impacts of the digital era and global culture. As an effort to revitalize Islamic ethics based on local wisdom, this study aims to reconstruct the concept of morals toward oneself across the manuscript trilogy by KH. Bisri Mustofa Rembang (Ngudi Susilo, Mitra Sejati, and Washoya al Aba’ lil Abna’). This library research applies a philological approach to examine the texts and intertextual analysis to connect their core messages. Data were gathered through close reading and analyzed using content analysis combined with interpretative hermeneutics. The results show that KH. Bisri Mustofa's personal ethical system beautifully balances physical maintenance (outer discipline) and spiritual purification (inner purity). This concept manifests in four daily dimensions: health care, holistic cleanliness, physical grooming, and modest, polite attire. In the modern era, this concept transforms into a practical guide for thrifty financial management and a wise moral filter to navigate technological advancement without losing religious devotion. This classic pesantren trilogy remains highly relevant as a moral compass for the younger generation in the digital era.Keywords - Digital Disruption, KH. Bisri Mustofa, Morals Toward Oneself, Pesantren Manuscripts.