Indah Perdana Sari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Media Pop Up Book Bermuatan Ejaan Suku Kata untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I SD Junita Asih; Suryandari Suryandari; Galih Albarra Shidiq; Indah Perdana Sari
Indonesian Journal of Elementary Education and Teaching Innovation Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijeeti.2025.4(2).156-165

Abstract

This study aims to develop Pop-up Book learning media featuring syllable spelling to enhance the beginning reading skills of first-grade elementary school students. Beginning reading skills are a crucial foundation for young learners to recognize letters, spell words, and read simple sentences. The research employed the Research and Development (R&D) method with the Borg and Gall model, encompassing stages such as needs analysis, product development, initial trials, evaluation, and revision. The study was conducted with first-grade students from SD Muhammadiyah Kalakijo, utilizing data collection techniques including material, media, and teacher validation questionnaires, student interviews, and baikobservations of reading progress after using the media. The results indicated that the media was deemed appropriate, with a material expert validation score of 75% and a media expert validation score of 87.5%. Teacher responses were highly favorable, with a 100% agreement on the media’s effectiveness in supporting learning activities. Students provided positive feedback, describing the Pop-up Book as engaging, easy to use, and enjoyable, significantly improving their beginning reading abilities. This media not only enhances students' reading skills but also motivates them to learn with enthusiasm. The study demonstrates that visually appealing and interactive Pop-up Books can serve as innovative and effective tools for teaching reading. The use of syllable spelling further facilitates students in gradually understanding the material. It is hoped that this media development can be widely implemented in various educational settings to support literacy needs among young learners. 
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran IPAS Berdiferensiasi Kelas V SD Muhammadiyah Karangturi Budiman Budiman; An-Nisa Apriani; Indah Perdana Sari; Ismanto Ismanto
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(2).255-277

Abstract

IPAS adalah pembaruan dari mata pelajaran dalam Kurikulum Merdeka yang sebelumnya ada dalam kurikulum terdahulu. Mata pelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka tidak terlepas dari pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi harus mencakup tiga komponen, yaitu diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPAS berdiferensiasi di kelas V, faktor-faktor pendukung dan penghambatnya, serta dampak dari pelaksanaan Kurikulum Merdeka terhadap pembelajaran IPAS berdiferensiasi di SD Muhammadiyah Karangturi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, dan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara, pedoman observasi, pedoman dokumentasi, dan angket. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini, keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPAS berdiferensiasi dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Faktor pendukung dalam pelaksanaan pembelajaran IPAS berdiferensiasi di kelas V meliputi kemudahan akses terhadap informasi serta tersedianya sarana dan prasarana yang mendukung. Sementara itu, faktor penghambatnya antara lain waktu yang dibutuhkan cenderung lebih lama serta adanya persepsi dari siswa bahkan orang tua yang merasa diperlakukan secara berbeda. Dampak dari pelaksanaan Kurikulum Merdeka terhadap pembelajaran IPAS berdiferensiasi di kelas V SD Muhammadiyah Karangturi adalah guru menjadi lebih aktif dalam berkolaborasi dengan guru lain. Selain itu, dampak terhadap siswa adalah mereka menjadi lebih mandiri, merasa senang, dan aktif dalam mengikuti pembelajaran berdiferensiasi.