Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi, kepemimpinan transformasional, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai BPPKAD Provinsi Papua Barat Daya, baik secara parsial maupun simultan. Latar belakang penelitian ini adalah adanya fluktuasi kinerja pegawai yang tercermin dari penurunan efisiensi penagihan pendapatan daerah sebesar 5% dan keterlambatan pelaporan keuangan rata-rata 10 hari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai BPPKAD Provinsi Papua Barat Daya yang berjumlah 43 orang, dan teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert 4 poin yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Metode analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0,981 > 0,05; (2) kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0,600 > 0,05; (3) disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0,002 < 0,05 dan koefisien regresi sebesar 1,003; (4) secara simultan, komitmen organisasi, kepemimpinan transformasional, dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai F hitung 11,218 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,422 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan 42,2% variasi kinerja pegawai, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Disiplin kerja merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan nilai Beta sebesar 0,839. Penelitian ini merekomendasikan penguatan disiplin kerja sebagai prioritas utama peningkatan kinerja pegawai di BPPKAD Provinsi Papua Barat Daya.