p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TECHNOMA
Shahnurriman Abdul Rahman
Universiti Sains Islam Malaysia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KEMAMPUAN TEKANAN UAP TERHADAP PUTARAN TURBIN DI PABRIK MINYAK KELAPA SAWIT (PMKS Dede Supriatna; Azizi Hakim; Sony Sukmara; Fahmi Qudratullah; Dhimas Satria; Shahnurriman Abdul Rahman
TECHNOMA Vol. 8 No. 1 (2025): vol 8 nomor 1 tahun 2025
Publisher : TECHNOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan konsumen akan daya listrik bervariasi dari waktu ke waktu yang menyebabkan beban mekanis yang dipikul oleh poros Turbin turut bervariasi pula. Perubahan pada beban mekanis ini menyebabkan perubahan langsung pada kerja yang dilakukan oleh poros Turbin. Pengurangan atau penambahan beban dari beban rancangan akan menurunkan unjuk kerja suatu Turbin yang dalam hal ini dilihat dari nilai konsumsi kalor per daya yang dihasilkan terminal generatornya atau Heat Rate Turbin pada variasi titik pembebanan tertentu. operasi puncak 1800 kW atau lebih, dimana pada beban tersebut konsumsi kalor turbin atau Heat Rate Turbin cukup rendah berkisar antara 1833,278 ± 1871,901 Kcal/kWh. Heat Rate tertinggi terjadi bila turbin dioperasikan pada beban rendah 1000 kW dengan
Pengaruh Gerak Makan terhadap Kekasaran Permukaan Baja Karbon pada Proses Pembubutan Erik Heriana; Sony Sukmara; Moh Azizi Hakim; Dhimas Satria; Shahnurriman Abdul Rahman
TECHNOMA Vol. 9 No. 2 (2025): volume 9 no 2 tahun 2025
Publisher : TECHNOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas permukaan hasil pembubutan menentukan ketepatan pasangan, gesekan, dan umur komponen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh gerak makan terhadap kekasaran permukaan baja karbon. Pengujian dirancang pada gerak makan 0,08-0,24 mm/put dengan putaran spindel 900 rpm, kedalaman potong 0,5 mm, pahat karbida, dan kondisi pemotongan kering. Setiap tingkat diuji tiga kali menggunakan surface roughness tester. Data simulasi menunjukkan kenaikan rata-rata Ra dari 1,20 um menjadi 3,41 um. Regresi linear menghasilkan hubungan positif yang sangat kuat. Peningkatan gerak makan memperbesar jarak bekas lintasan ujung pahat dan meningkatkan kekasaran geometris. Gerak makan rendah menghasilkan permukaan lebih halus, tetapi pemilihan parameter tetap perlu mempertimbangkan produktivitas, keausan pahat, getaran, dan target toleransi komponen.
Pengaruh Tekanan Ban terhadap Konsumsi Bahan Bakar Sepeda Motor pada Kecepatan Konstan Erik Heriana; Sony Sukmara; Moh Azizi Hakim; Dhimas Satria; Shahnurriman Abdul Rahman
TECHNOMA Vol. 9 No. 2 (2025): volume 9 no 2 tahun 2025
Publisher : TECHNOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tekanan ban memengaruhi deformasi ban, hambatan gulir, stabilitas, dan konsumsi bahan bakar. Penelitian ini menganalisis konsumsi bensin sepeda motor pada tekanan 22-38 psi dengan kecepatan konstan 40 km/jam dan jarak ekuivalen 10 km pada chassis dynamometer. Setiap kondisi diuji tiga kali menggunakan metode volumetrik. Data simulasi menunjukkan konsumsi terendah sekitar 239 mL/10 km pada 30 psi, sedangkan tekanan terlalu rendah maupun terlalu tinggi menghasilkan konsumsi lebih besar. Pola kuadratik menunjukkan adanya daerah operasi optimum, bukan kecenderungan bahwa tekanan setinggi mungkin selalu lebih efisien. Tekanan ban harus mengikuti rekomendasi pabrikan dengan mempertimbangkan beban, ukuran ban, keselamatan, traksi, dan kenyamanan.
Pengaruh Fraksi Berat Serat Kelapa terhadap Kekuatan Impak Komposit Epoksi Moh Azizi Hakim; Sony Sukmara; Erik Heriana; Dhimas Satria; Shahnurriman Abdul Rahman
TECHNOMA Vol. 9 No. 2 (2025): volume 9 no 2 tahun 2025
Publisher : TECHNOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serat kelapa berpotensi menjadi penguat komposit polimer karena ringan, terbarukan, dan mampu menyerap energi. Penelitian ini menganalisis pengaruh fraksi berat serat 0-40% terhadap kekuatan impak komposit epoksi. Serat dipotong 15 mm, diberi perlakuan alkali, dikeringkan, dicampur dengan resin, dan dicetak menggunakan compression molding. Spesimen diuji dengan metode Charpy. Data simulasi menunjukkan kekuatan impak meningkat dari 4,18 kJ/m2 pada epoksi tanpa serat menjadi 11,10 kJ/m2 pada fraksi 30%, kemudian menurun menjadi 9,71 kJ/m2 pada 40%. Kenaikan awal berkaitan dengan penyerapan energi melalui fiber pull-out dan bridging, sedangkan fraksi berlebih dapat menimbulkan aglomerasi, void, dan pembasahan serat yang tidak sempurna.