Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan gangguan pencernaan yang prevalensinya terus meningkat dan kini menjangkau sekitar 20% populasi dunia, termasuk kalangan mahasiswa yang rentan akibat tekanan akademik, pola makan tidak teratur, dan kebiasaan tidak sehat. Mahasiswa non-kesehatan umumnya memiliki keterbatasan pengetahuan tentang gejala, pencegahan, dan penatalaksanaan GERD yang tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan mahasiswa non-kesehatan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengenai GERD melalui penyuluhan berbasis leaflet edukatif yang memuat pesan pencegahan GERD (MEGA) dan penanganan awal (REDA) melalui kegiatan konseling kelompok kecil dan individual. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26 Mei 2026 di Gedung I FMIPA ULM Banjarbaru, melibatkan 27 mahasiswa dari berbagai program studi non-kesehatan. Metode evaluasi menggunakan pretest dan posttest berupa 9 soal pilihan ganda. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari rerata pretest 41,97% menjadi 97,53% pada posttest, dengan peningkatan sebesar 55,55%. Seluruh pertanyaan menunjukkan kenaikan persentase jawaban benar lebih dari 50%. Leaflet terbukti efektif sebagai media edukasi yang mampu menyampaikan informasi tentang gejala, faktor risiko, pencegahan (jargon MEGA), penanganan darurat (jargon REDA), dan penggunaan obat rasional secara komprehensif. Kegiatan penyuluhan kesehatan berbasis leaflet efektif meningkatkan pengetahuan mahasiswa non-kesehatan tentang GERD. Kata Kunci: Gastroesophageal Reflux Disease, Leaflet, Mahasiswa, Promosi Kesehatan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) is a digestive disorder with increasing prevalence affecting approximately 20% of the global population, including university students who are particularly vulnerable due to academic pressure, irregular eating habits, and unhealthy lifestyles. Non-health science students generally have limited knowledge regarding GERD symptoms, prevention, and appropriate management. This community service activity aims to increase the knowledge of non-health science students at Lambung Mangkurat University (ULM) regarding GERD through educational outreach using informational leaflets that convey messages on GERD prevention and initial management via small-group and individual counseling sessions. The activity was conducted on May 26, 2026, at Building I of FMIPA ULM Banjarbaru, involving 27 students from various non-health science programs. Evaluation employed a 9-item multiple-choice pretest and posttest. Results demonstrated an improvement knowledge, from a pretest mean of 41.97% to a posttest mean of 97.53%, representing an increase of 55.55%. All questions showed an improvement in correct answer rates exceeding 50%. The leaflet proved effective as an educational medium delivering comprehensive information on symptoms, risk factors, prevention (MEGA acronym), emergency management (REDA acronym), and rational medication use. Leaflet-based health education is effective in improving non-health science students' knowledge of GERD.