Rosmala Musa
Universitas Muhammadiyah Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN MERKURI PADA SEDIAAN KOSMETIK (KRIM WAJAH) Rifani Hutami Supardi; Putri Tsabitah Reyhan; Mufidah Harun; Rastika Dwi Faiza Kuyotok; Rico Hermanses Joseph; Rosmala Musa; Syahrany Aulya Karim
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11786

Abstract

Peredaran krim pemutih wajah yang semakin luas meningkatkan risiko beredarnya produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, salah satunya merkuri (Hg), yang penggunaannya dilarang karena bersifat toksik bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara kualitatif kandungan merkuri pada sediaan kosmetik krim wajah menggunakan metode reaksi warna dengan pereaksi kalium iodida (KI). Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium dengan pendekatan analisis kualitatif. Sampel kosmetik didestruksi menggunakan aqua regia, kemudian disaring untuk memperoleh larutan uji. Selanjutnya, sebanyak 5 mL larutan uji direaksikan dengan 1–2 tetes larutan kalium iodida 0,5 N dan diamati perubahan yang terjadi. Hasil pengujian menunjukkan terbentuknya endapan berwarna merah jingga setelah penambahan pereaksi KI, yang menandakan hasil positif adanya kandungan merkuri. Endapan tersebut merupakan senyawa merkuri(II) iodida (HgI₂) yang terbentuk akibat reaksi antara ion Hg²⁺ dengan ion iodida. Temuan ini menunjukkan bahwa sampel kosmetik yang diuji mengandung merkuri sehingga tidak memenuhi persyaratan keamanan kosmetik. Metode analisis kualitatif menggunakan pereaksi kalium iodida terbukti sederhana, cepat, dan efektif sebagai uji skrining awal untuk mendeteksi keberadaan merkuri pada produk kosmetik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam meningkatkan pengawasan terhadap peredaran kosmetik serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan produk yang telah memenuhi standar keamanan.
Analisis Kuantitatif Asam Salisilat Pada Sediaan Bedak Menggunakan Metode Titrasi Alkalimetri Rifani Hutami Supardi; Putri Tsabitah Reyhan; Mufidah Harun; Rastika Dwi Faiza Kuyotok; Rico Hermanses Joseph; Rosmala Musa; Syahrany Aulya Karim
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 5 (2026): Oktober: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i5.12103

Abstract

Asam salisilat merupakan salah satu bahan aktif yang banyak digunakan dalam sediaan farmasi topikal karena memiliki aktivitas keratolitik dan antimikroba. Ketepatan kadar asam salisilat perlu dikendalikan untuk menjamin mutu, keamanan, dan efektivitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kuantitatif asam salisilat pada sediaan bedak menggunakan metode titrasi alkalimetri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium yang diawali dengan pembakuan larutan natrium hidroksida (NaOH) menggunakan kalium hidrogen ftalat (KHP) sebagai baku primer, kemudian dilanjutkan dengan penetapan kadar asam salisilat menggunakan indikator fenolftalein. Analisis dilakukan sebanyak tiga kali pengulangan (triplo). Hasil pembakuan menunjukkan bahwa larutan NaOH memiliki normalitas sebesar 0,1036 N. Volume NaOH yang digunakan pada tiga kali titrasi berturut-turut adalah 21,0 mL, 20,9 mL, dan 21,0 mL dengan volume rata-rata 20,97 mL. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh kadar asam salisilat sebesar 2,00%, sesuai dengan kadar yang tercantum pada etiket produk. Berdasarkan hasil penelitian, metode titrasi alkalimetri menunjukkan kinerja analisis yang baik dalam penetapan kadar asam salisilat, yang ditunjukkan oleh normalitas titran yang memenuhi kebutuhan analisis, konsistensi hasil pengulangan, serta kesesuaian kadar asam salisilat yang diperoleh dengan kadar yang tercantum pada etiket produk.