Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI KUALITATIF KANDUNGAN MERKURI PADA SEDIAAN KOSMETIK Rifani Hutami Supardi; Khumairah A Hasan; Salsabila Putri Handayani; Stevanus Pangemanan
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11810

Abstract

Merkuri adalah logam berat berbahaya yang dilarang penggunaannya dalam produk kosmetik karena dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk iritasi kulit, kerusakan ginjal, dan gangguan sistem saraf. Namun, produk kosmetik yang diduga mengandung merkuri masih ditemukan di pasaran, sehingga pengujian keamanan menjadi perlu. Studi ini bertujuan untuk menentukan secara kualitatif keberadaan merkuri dalam sediaan kosmetik menggunakan reagen Kalium Iodida (KI) 0,5 N. Empat sampel kosmetik dianalisis setelah dicerna dengan aqua regia, diikuti dengan penambahan larutan KI 0,5 N. Hasil positif ditunjukkan oleh pembentukan endapan berwarna merah-oranye karena pembentukan merkuri(II) iodida (HgI₂), sedangkan hasil negatif ditunjukkan oleh tidak adanya pembentukan endapan. Hasil menunjukkan bahwa satu dari empat sampel yang diuji positif mengandung merkuri, sedangkan tiga sampel lainnya negatif. Pembentukan endapan berwarna merah-oranye pada sampel positif menunjukkan adanya ion merkuri (Hg²⁺) yang bereaksi dengan ion iodida (I⁻), sedangkan tidak adanya endapan pada sampel negatif menunjukkan bahwa merkuri tidak terdeteksi oleh metode kualitatif yang digunakan. Dapat disimpulkan bahwa uji kualitatif menggunakan Kalium Iodida (KI) 0,5 N merupakan metode skrining yang sederhana dan efektif untuk mendeteksi merkuri dalam sediaan kosmetik, dengan satu sampel positif dan tiga sampel negatif terhadap merkuri.
PENETAPAN KADAR ASETOSAL DENGAN METODE ASIDI-ALKALIMETRI Rifani Hutami Supardi; Khumairah Almagribi Hasan; Sisilia Aiba; Salsabila Putri Handayani; Stevanus Pangemanan
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12102

Abstract

Penetapan kadar merupakan salah satu parameter penting dalam pengendalian mutu obat untuk memastikan kandungan zat aktif sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar asetosal dalam sediaan tablet menggunakan metode asidi-alkalimetri serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan persyaratan Farmakope Indonesia Edisi IV. Metode yang digunakan adalah titrasi balik (back titration), yaitu sampel direaksikan dengan larutan natrium hidroksida (NaOH) 0,1 N berlebih dan dipanaskan hingga terjadi hidrolisis sempurna. Sisa NaOH kemudian dititrasi menggunakan larutan asam klorida (HCl) 0,1 N yang telah distandarisasi dengan indikator fenolftalein. Hasil analisis menunjukkan bahwa volume titrasi blanko sebesar 25,00 mL dan volume titrasi sampel sebesar 19,46 mL, sehingga diperoleh selisih volume titran sebesar 5,54 mL. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh kadar asetosal sebesar 109,1 mg/tablet dengan persentase kadar terhadap etiket sebesar 109,1%. Nilai tersebut masih berada dalam rentang persyaratan Farmakope Indonesia Edisi IV, yaitu 90,0–110,0% dari kadar yang tertera pada etiket, sehingga sampel tablet dinyatakan memenuhi persyaratan mutu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode asidi-alkalimetri dapat digunakan untuk penetapan kadar asetosal dalam sediaan tablet dengan tingkat ketelitian yang baik apabila seluruh tahapan analisis, mulai dari penimbangan sampel, proses hidrolisis, titrasi balik, hingga perhitungan kadar dilakukan secara cermat dan sesuai prosedur.