Deanisyah Suruhama
Universitas Muhammadiyah Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN RHODAMIN B PADA SEDIAAN KOSMETIK LIPSTIK (X) YANG ADA DI PASARAN KOTA MANADO Rifani Hutami Supardi; Sisilia Aiba; Deanisyah Suruhama; Ajeng D. Cahayu; Naysila Tampolo; Puja I. Wakadu
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11812

Abstract

Rhodamin B merupakan zat warna sintetis yang dilarang penggunaannya dalam sediaan kosmetik karena bersifat toksik dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan Rhodamin B pada sediaan kosmetik menggunakan metode uji pendahuluan dan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Uji pendahuluan dilakukan dengan mengekstraksi sampel menggunakan metanol, kemudian diamati adanya fluoresensi di bawah cahaya matahari dengan latar belakang hitam. Selanjutnya dilakukan uji konfirmasi menggunakan metode KLT dengan membandingkan nilai Retardation Factor (Rf) antara sampel dan baku Rhodamin B. Hasil uji pendahuluan menunjukkan adanya fluoresensi kuning kehijauan yang mengindikasikan dugaan adanya Rhodamin B. Pada pengujian KLT diperoleh nilai Rf sampel sebesar 0,63, sedangkan nilai Rf baku Rhodamin B sebesar 0,62, dengan selisih sebesar 0,01. Kesamaan nilai Rf serta karakteristik bercak antara sampel dan baku menunjukkan bahwa sampel positif mengandung Rhodamin B. Berdasarkan hasil penelitian, metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dapat digunakan sebagai metode identifikasi kualitatif Rhodamin B pada sediaan kosmetik dan mampu mengonfirmasi hasil uji pendahuluan.
PENETAPAN KADAR ASETOSAL DENGAN METODE ASIDI-ALKALIMETRI Rifani Hutami Supardi; Felisity Glory Hippi; Naysila Tampolo; Alisya Halizah; Deanisyah Suruhama
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 5 (2026): Oktober: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i5.12088

Abstract

Penetapan kadar zat aktif merupakan salah satu tahapan penting dalam pengendalian mutu sediaan farmasi untuk menjamin keamanan, efektivitas, dan kualitas obat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar asetosal dalam sediaan tablet menggunakan metode asidi-alkalimetri serta memberikan pemahaman mengenai penerapan analisis kuantitatif dalam pengujian mutu obat. Metode yang digunakan adalah titrasi balik (back titration), yaitu mereaksikan sampel asetosal dengan larutan natrium hidroksida (NaOH) berlebih, kemudian menitrasi sisa NaOH menggunakan larutan baku asam klorida (HCl) dengan indikator fenolftalein. Percobaan juga dilakukan terhadap larutan blanko sebagai pembanding. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa volume HCl yang digunakan pada sampel sebesar 10,3 mL, sedangkan pada blanko sebesar 12,6 mL. Selisih volume tersebut menunjukkan bahwa sebagian NaOH telah bereaksi dengan asetosal sehingga kadar zat aktif dapat ditentukan melalui perhitungan titrimetri. Titik akhir titrasi ditandai dengan perubahan warna larutan dari merah muda menjadi tidak berwarna. Metode asidi-alkalimetri terbukti sederhana, cepat, dan memiliki ketelitian yang baik apabila seluruh tahapan analisis dilakukan sesuai prosedur. Ketelitian dalam penimbangan sampel, pembacaan buret, pemanasan, serta penentuan titik akhir titrasi menjadi faktor penting yang memengaruhi keakuratan hasil penetapan kadar. Hasil analisis selanjutnya dapat dibandingkan dengan persyaratan Farmakope Indonesia sebagai dasar penilaian mutu sediaan tablet asetosal