Sangkot Abdullah Efendi Harahap
Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Kepulauan Riau, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Makna Pendidikan Profetik Dalam Membentuk Akhlak Siswa Di SDIT Sangkot Abdullah Efendi Harahap; Najmul Kaira; Indika Yahsifa; Muharis Baihaqi; Indah Astuti
Jurnal Al-Kifayah: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Al-Kifayah: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al- Kifayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53398/ja.v5i1.1004

Abstract

Pendidikan profetik merupakan paradigma pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai kenabian, yaitu humanisasi (memanusiakan manusia), liberasi (pembebasan dari keterikatan dan ketertindasan), serta transendensi (penguatan hubungan manusia dengan Allah SWT). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna pendidikan profetik dalam membentuk akhlak siswa di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) melalui pendekatan kepustakaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian library research. Data penelitian diperoleh melalui kajian kritis terhadap berbagai sumber pustaka berupa buku, artikel jurnal ilmiah, skripsi, serta dokumen yang relevan dengan konsep pendidikan profetik, pendidikan akhlak, dan pendidikan karakter di lingkungan SDIT. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa pendidikan profetik memiliki peran strategis dalam pembentukan akhlak siswa melalui internalisasi nilai-nilai kenabian yang tercermin dalam konsep keteladanan guru, pembiasaan sikap religius, penguatan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta integrasi nilai profetik dalam kurikulum dan budaya sekolah. Dengan demikian, pendidikan profetik dapat dijadikan sebagai landasan konseptual dalam pengembangan pendidikan akhlak dan karakter siswa di SDIT.
Makna Sertifikasi Guru terhadap Kinerja Profesional: Studi Kasus Kualitatif Berbantuan NVivo di MAN 2 Kota Batam Sangkot Abdullah Efendi Harahap; Agus Silahudin; Ermansyah Ermansyah
Indonesian Journal of Islamic Educational Management Vol. 8 No. 2 (2025): IJIEM
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teacher certification in Indonesia is intended to enhance teachers’ professional competence, yet empirical studies show inconsistent effects on instructional quality, particularly in Islamic school contexts. This study explores how certification is perceived and enacted in professional practice at MAN 2 Batam through a qualitative case study. Five participants were involved, including three certified teachers and two vice principals. Data were gathered through in-depth interviews, classroom observations, FGDs, and document reviews, and analyzed using NVivo 15 through open and axial coding supported by thematic mapping via query and matrix functions. The findings reveal that certification fosters pedagogical reflection, strengthens administrative compliance, and expands access to professional development. However, its influence on teaching quality is not automatic and depends on institutional systems and academic supervision. The study concludes that certification should be integrated with sustained mentoring and professional learning communities to generate meaningful improvements in teaching practice and student learning.