Pendidikan profetik merupakan paradigma pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai kenabian, yaitu humanisasi (memanusiakan manusia), liberasi (pembebasan dari keterikatan dan ketertindasan), serta transendensi (penguatan hubungan manusia dengan Allah SWT). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna pendidikan profetik dalam membentuk akhlak siswa di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) melalui pendekatan kepustakaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian library research. Data penelitian diperoleh melalui kajian kritis terhadap berbagai sumber pustaka berupa buku, artikel jurnal ilmiah, skripsi, serta dokumen yang relevan dengan konsep pendidikan profetik, pendidikan akhlak, dan pendidikan karakter di lingkungan SDIT. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa pendidikan profetik memiliki peran strategis dalam pembentukan akhlak siswa melalui internalisasi nilai-nilai kenabian yang tercermin dalam konsep keteladanan guru, pembiasaan sikap religius, penguatan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta integrasi nilai profetik dalam kurikulum dan budaya sekolah. Dengan demikian, pendidikan profetik dapat dijadikan sebagai landasan konseptual dalam pengembangan pendidikan akhlak dan karakter siswa di SDIT.
Copyrights © 2026