Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSELING KELOMPOK DALAM MENGATASI MASALAH KESEPIAN PADA LANSIA DI PANTI WERDA PUSAKA 32 YAYASAN HJ HASMAH NOOR Syifa Syafiyatu Nisa; Nur Azmi Wiantina; Aceng Akhmad Munanzdar Alkafi Billah
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi In Progres Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakangi kesepian pada lansia serta mendeskripsikan pelaksanaan layanan konseling kelompok dalam mengatasi masalah kesepian di Panti Werda Pusaka 32 Yayasan Hj. Hasmah Noor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 6 orang lansia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pelaksanaan konseling kelompok. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesepian pada lansia dipengaruhi oleh jarangnya kunjungan keluarga, kerinduan terhadap anak dan cucu, kehilangan pasangan hidup, keterbatasan hubungan sosial, kesulitan beradaptasi dengan lingkungan panti, serta kurangnya teman untuk berbagi cerita. Pelaksanaan konseling kelompok dilakukan melalui tahap pembentukan, peralihan, kegiatan, dan pengakhiran. Hasil layanan menunjukkan bahwa konseling kelompok membantu lansia mengungkapkan perasaan, meningkatkan interaksi sosial, membangun rasa kebersamaan, serta mengurangi perasaan kesepian. Dengan demikian, konseling kelompok dapat menjadi layanan yang efektif dalam membantu lansia mengatasi kesepian dan meningkatkan kesejahteraan psikologisnya.
KONSELING INDIVIDU DENGAN TEKNIK SELF CONTROL UNTUK MENINGKATKAN KEDISPLINAN SISWA MTSN 4 JAKARTA Salma Azzahra; Nur Azmi Wiantina; Miftachudin Miftachudin
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi In Progres Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman, deskripsi, dan meningkatkan kedisiplinan pada siswa MTSN 4 Jakarta dengan teknik self control. Metode penelitian pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada seorang siswa kelas VIII di MTSN 4 Jakarta yang mengalami ketidakdisiplinan terhadap peraturan yang ada disekolah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dianalisis data yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan konseling individu dengan teknik self control lebih efektif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dengan tiga tahapan teknik self control meliputi self monitoring (pemantuan diri), self evalution (evaluasi diri), dan self reinforcement (penguatan diri). Setelah mengikuti tiga sesi konseling individu siswa menujukan perubahan perilaku yang signifikan lebih positif terhadap kedisiplinan peraturan yang ada disekolah, serta mampu mengendalikkan diri dari pengaruh negatif teman sebaya, siswa juga menunjukkan yang lebih baik dalam mengatur waktu dan bertanggung jawab terhadap kedisiplinan.Teknik self control menbantu siswa untuk mengenali perilaku kurang disiplin, meningkatkan kemampuan pengendalian diri, serta membentuk kebiasaan yang lebih positif yang mendukung terciptanya kedisiplinan terhadap peraturan yang ada di lingkungan sekolah.