Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kemandirian dan Growth Mindset Guru melalui Training of Trainers Berbasis Komunitas: Strengthening Teacher Autonomy and Growth Mindset through Community-Based Training of Trainers Khusnul Khotimah
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.9974

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian guru (teacher autonomy) dan pola pikir berkembang (growth mindset) melalui model Training of Trainers berbasis komunitas dengan pendekatan partisipatif-reflektif. Program ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan praktik reflektif, kecenderungan pola pikir tetap (fixed mindset), serta belum optimalnya kemandirian guru dalam pembelajaran anak di konteks pendidikan berbasis komunitas. Kondisi tersebut berdampak pada praktik pembelajaran yang cenderung rutin, kurang adaptif, dan belum sepenuhnya berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik. Kegiatan ini melibatkan 60 guru dari 26 kelompok belajar dengan latar belakang pengalaman mengajar yang beragam. Rangkaian kegiatan meliputi paparan materi, diskusi kelompok, tanya jawab, dan refleksi terstruktur. Data dikumpulkan melalui observasi, lembar kerja diskusi kelompok, dan lembar refleksi peserta untuk menangkap dinamika proses dan perubahan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan adanya transformasi pemahaman dan pola pikir guru. Peserta mulai menyadari bahwa ungkapan sehari-hari mencerminkan fixed mindset yang membatasi pengembangan diri dan praktik pembelajaran. Melalui refleksi, terjadi pergeseran menuju pola pikir bertumbuh yang disertai dengan meningkatnya kesadaran akan peran guru sebagai pengambil keputusan dalam pembelajaran. Hal ini menunjukkan penguatan awal kemandirian dan agensi guru dalam merespons kebutuhan belajar murid secara lebih adaptif. Namun, perubahan tersebut tidak berlangsung secara linier. Peserta menghadapi dinamika motivasi, tantangan kontekstual, dan kebiasaan mengajar yang telah mengakar. Selain itu, interaksi dalam komunitas terbukti berperan penting dalam memperkuat kepercayaan diri dan kesiapan guru untuk mengimplementasikan perubahan secara berkelanjutan. Dengan demikian, pendekatan Training of Trainers berbasis komunitas dengan pendekatan partisipatif-reflektif dapat menjadi kerangka yang efektif dan kontekstual dalam pengembangan profesional guru, sekaligus menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan untuk memastikan transformasi praktik pembelajaran yang lebih optimal.
Analisis Hubungan Kekerabatan Famili Felidae (Ordo Karnivora; Kelas Mamalia) Berdasarkan Sekuens Gen Cytochrome-B (CytB) Mitokondria Fatahillah Ardhani; Ida Ayu Dewi Lola Valastri; Khusnul Khotimah; Faturrahman
Journal of Microbiology, Biotechnology and Conservation Vol. 2 No. 2 (2026): Journal of Microbiology, Biotechnology and Conservation (jMBC)
Publisher : Master’s Program in Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/v6twrz55

Abstract

Species identification within the family Felidae is often challenged by overlapping morphological characteristics resulting from hybridization, necessitating the use of genetic approaches. This study aimed to analyze the phylogenetic relationships and evolutionary history of 40 Felidae species based on mitochondrial Cytochrome b (CytB) gene sequences. This in silico study utilized secondary data obtained from GenBank, which were analyzed using MEGA 12 for sequence alignment, nucleotide composition analysis, and phylogenetic tree reconstruction using the Maximum Likelihood method with 1,000 bootstrap replicates, followed by validation using DrPhylo. The results showed a predominance of transition mutations, with a high R ratio (9), as well as significant codon usage bias. Phylogenetic reconstruction divided the family Felidae into eight major clades supported by high bootstrap values, namely Panthera, Neofelis, Pardofelis, Prionailurus, Lynx, Leopardus, Felis, and a combined Puma group. The genus Otocolobus was identified as the oldest lineage, diverging earliest from the other lineages. The M-Grid test confirmed the validity of the major clade groupings, with confidence levels approaching 1.00. It can be concluded that the CytB gene is an effective and reliable genetic marker for phylogenetic studies of the family Felidae.