Arneta Dwi Nirmalasari
Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman Guppi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Internalisasi Nilai Multikultural dalam Asesmen Pembelajaran PAI: Studi Kualitatif pada Praktik Penilaian Sikap Keagamaan di SMK Ma’arif Tegalrejo Arneta Dwi Nirmalasari; Purwoko
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1498

Abstract

Penelitian ini menganalisis internalisasi nilai multikultural dalam asesmen pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui praktik penilaian sikap keagamaan di SMK Ma’arif Tegalrejo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental. Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur dengan tiga guru PAI, observasi terhadap empat sesi asesmen pada semester genap 2025/2026, serta analisis rubrik, rencana pembelajaran, dan portofolio siswa. Data dianalisis menggunakan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, disertai triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menginternalisasikan nilai toleransi, empati, kerja sama, keadilan, dan penghargaan terhadap perbedaan melalui observasi harian, refleksi, portofolio, diskusi kasus, dan rubrik adaptif. Penilaian autentik membantu guru mengenali perubahan sikap siswa dalam konteks kelas dan kegiatan sekolah. Namun, pelaksanaan asesmen masih menghadapi subjektivitas, keterbatasan waktu, ketidakseragaman indikator, dan kesulitan membedakan sikap autentik dari perilaku situasional. Penelitian menghasilkan model Lensa Guru Multikultural yang menghubungkan observasi, refleksi guru, umpan balik, dan revisi rubrik secara siklik. Model tersebut menegaskan perlunya rubrik multikultural terstandar, penilaian kolaboratif, serta portofolio digital untuk memperkuat asesmen PAI yang inklusif, kontekstual, transparan, dan berkelanjutan pada pendidikan vokasi multietnis serta mendukung penguatan karakter toleran peserta didik.