Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN PRODUKSI COCOPEAT UNTUK PENINGKATAN GREEN SKILLS SISWA Ibnu Hajar; Johari Afrizal; Yeyendra; Mellisa; Sepita Ferazona; Yesi Anggraeni; Wahyu Anggrayeni; Arlan Attahjuddin
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Desember 2026 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Kuala Kampar memiliki potensi limbah sabut kelapa yang sangat melimpah seiring dengan tingginya produksi kelapa, namun pemanfaatannya hingga saat ini masih terbatas dan cenderung belum memberikan nilai tambah ekonomi maupun manfaat lingkungan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan teknis, sikap peduli lingkungan, serta wawasan peserta didik melalui pelatihan pembuatan cocopeat berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis pelatihan (participatory training approach) dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di Madrasah Aliyah Kuala Kampar dengan melibatkan 32 siswa yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk mengukur aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada berbagai aspek. 1) Aspek  kognitif, tanggapan  peserta   pengetahuan  mereka  meningkat  (94%).  2) Aspek afektif, tanggapan peserta pelatihan mampu menumbuhkan sikap peduli (84%). 3) Relevansi pelatihan dengan pembelajaran di madrasah (integrasi kurikulum) tanggapan peserta ada revansi (78%), 4) Peluang Pengembangan Kewirausahaan (Aspek Green Entrepreneurship)  (78%). 5). Aspek Keberlanjutan & Keberterimaan Program, tanggapan  peserta pelatihan  memberikan manfaat pada mereka (80%).  Secara keseluruhan, pelatihan ini tidak hanya berfungsi sebagai transfer keterampilan teknis, tetapi juga sebagai pendekatan pendidikan transformatif yang mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik secara holistik.