Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA SWALAYAN MAJU BERSAMA DI KAPTEN MUSLIM Maretta Ginting; Idahwati Purba; Hilda Syaf'aini Harefa; Windiwati Anggriani Laia; Rosalina Ginting
JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Mutiara Manajemen
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmm.v11i1.6357

Abstract

Latar belakang:Meningkatnya persaingan bisnis ritel yang menuntut setiap pelaku usaha untuk meningkatkan keputusan pembelian konsumen melalui kualitas pelayanan dan word of mouth. Kualitas pelayanan yang baik serta informasi dari mulut ke mulut yang positif diduga menjadi faktor penting dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen di Swalayan Maju Bersama Kapten Muslim. Tujuan: untuk memahami sejauh mana kualitas pelayanan dan word of mouth memengaruhi keputusan pembelian, baik ditinjau secara parsial maupun secara simultan. Metode: menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan tujuan menggambarkan fenomena yang diteliti. Populasi penelitian adalah seluruh konsumen PT. Swalayan Maju Bersama sebanyak 6.300 orang, dengan sampel 98 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan rumus Slovin. Data dianalisis melalui uji instrumen, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji hipotesis, dan koefisien determinasi (R²) untuk mengetahui kontribusi variabel penelitian. Temuan pada penelitian mengindikasi bahwa kualitas pelayanan serta word of mouth memberikan dampak positif dan signifikan terhadap keptusan pembelan, baik ketika dianalisis secara parsial maupun saat diuji secara simultan. Hasil: menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengimplikasi bahwa peningkatan kualitas pelayanan serta pengelolaan word of mouth yang baik menjadi faktor penting dalam mendorong keptusan pembelian di Swalayan Maju Bersama. Kesimpulan: Pelayanan yang cepat, ramah, dan nyaman mampu meningkatkan kepuasan serta keyakinan konsumen, sementara pengalaman positif pelanggan turut membentuk word of mouth yang memperkuat citra swalayan. Kedua variabel tersebut saling berkaitan dan perlu dikelola secara berkelanjutan untuk meningkatkan keputusan pembelian.
PENGARUH PENGALAMAN PELANGGAN DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN RESTORAN NELAYAN MEDAN Owen De Pinto Simanjuntak; Idahwati Purba; Eva Solita Pasaribu; Monika Monika
JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Mutiara Manajemen
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Loyalitas pelanggan merupakan faktor penting bagi keberlangsungan bisnis di tengah persaingan yang semakin ketat. Pengalaman pelanggan yang positif serta kualitas pelayanan yang baik diyakini mampu membangun kepuasan dan loyalitas pelanggan. Namun, dalam praktiknya masih banyak perusahaan yang menghadapi tantangan dalam mempertahankan pelanggan karena kurang optimalnya pengalaman dan pelayanan yang diberikan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh pengalaman pelanggan dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh pengalaman pelanggan dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan baik secara parsial atau simultan. Metode: menggunakan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan restoran Nelayan yang sudah melakukan kunjungan sebanyak 2 kali, dan pengukuran besaran sampel menggunakan rumus Lemeshow sehinggan didapatkan sampel sebesar 96 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil: Temuan pada penelitian menunjukkan bahwa variabel pengalaman pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel loyalitas pelanggan sama halnya dengan variabel kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel loyalitas pelanggan. selanjutnya pengaruh variabel secara simultan juga berpengaruh dapat dilihat bahwa nilai Fhitung (9,541)> Ftabel (3,09) atau sig. sebesar 0,000 < 0,05. Loyalitas merek mampu dijelaskan oleh variabel citra merek dan kualitas pelayanan sebesar 66,9%. Simpulan: bahwa variabel pengalaman pelanggan dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel loyalitas pelanggan baik secara parsial atau simultan. Temuan ini mengimplikasikan bahwa perusahaan perlu secara konsisten meningkatkan kualitas interaksi dan pelayanan untuk menciptakan pengalaman yang berkesan, sehingga dapat mempertahankan loyalitas pelanggan dalam jangka Panjang.